JAKARTA – Pejabat dilingkungan Kementerian Sosial (Kemensos) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK diduga karena kasus bantuan sosial penanganan pandemi Covid-19.
Dugaan tersebut disampaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Menurutnya para pejabat Kemensos ini diguga menerima hadian dari para vendor bansos penanganan pandemi virus Corona (COVID-19).
“Dugaan korupsi PPK telah menerima hadiah dari para vendor PBJ bansos di Kemensos RI dalam penanganan pandemi COVID-19,” ujar Firli kepada wartawan, Sabtu (5/12/2020).
Para pejabat Kementerian Sosial yang diamankan pada Sabtu pukul 02.00 WIB dini hari tersebut kini menjalani pemeriksaan di gedung KPK.
“Para tersangka sudah dibawa ke gedung Merah Putih untuk pemeriksaan,” beber dia lagi.
Namun Firli menegaskan bahwa saat ini KPK masih melakukan pendalaman.
Ia juga masih tertutup mengenai identitas pejabat Kemensos yang dimaksud.
“Tolong beri waktu kami bekerja dulu,” pintanya.
Saat ini KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjerat OTT./Din
Penguatan kinerja operasional dan keandalan layanan logistik menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Wakil Kepala I…
Bittime mencatat kepemilikan Tokenized US Stocks meningkat 106% dalam 48 jam setelah peluncuran flexible staking.…
Dinamika pergerakan pasar mata uang global menjelang akhir pekan ini kembali tertuju pada indikator-indikator krusial…
Pasar aset kripto kembali menunjukkan volatilitas tinggi pada pekan kedua Juli 2026. Setelah sempat menguat…
Pekerja BRI Branch Office Veteran turut berpartisipasi dalam Jakarta Kreatif Festival 2026 yang diselenggarakan oleh…
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan nasional dan penguatan sektor strategis, BRI Branch Office Veteran…
This website uses cookies.