Categories: BISNIS

Krakatau Steel Serahkan Bantuan 189 Hewan Kurban

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menunjukkan keyakinan besar terhadap peran penting anak-anak perusahaannya dalam mencapai target kinerja perusahaan pada tahun 2025. Dengan pengelolaan aset gabungan yang bernilai signifikan dan strategi yang matang, berbagai lini bisnis anak usaha di bawah naungan Krakatau Steel diproyeksikan menjadi motor penggerak utama bagi upaya pemulihan dan pertumbuhan berkelanjutan perseroan.

Krakatau Steel menyoroti bahwa secara bersama-sama, anak-anak perusahaannya mengelola portofolio aset yang sangat strategis dan bernilai besar. Aset-aset ini, yang tersebar dari sektor manufaktur baja hilir hingga infrastruktur pendukung industri, menjadi fondasi yang kokoh bagi operasional grup Krakatau Steel.

Sebagai contoh konkret, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) beserta seluruh unit usahanya mengelola aset dengan total nilai mencapai lebih dari USD 809 juta. Angka ini setara dengan sekitar Rp 13,41 triliun. Dengan capaian pendapatan sampai dengan Q1 2025 sebesar USD 51,91 juta atau setara dengan Rp. 860 milyar dan laba sebesar USD 3,87 juta atau setara dengan Rp. 64,08 miliar. Perlu diketahui, KSI bergerak di sektor infrastruktur vital yang mencakup pengelolaan kawasan industri, pelabuhan, energi, hingga penyediaan air untuk kebutuhan industri. Peran KSI ini sangat krusial dalam mendukung ekosistem industri nasional.

Tidak hanya itu, kontribusi signifikan juga datang dari PT Krakatau Baja Konstruksi (KBK) dan seluruh entitas anaknya. Perusahaan yang berfokus pada penyediaan baja untuk konstruksi melalui manufaktur baja profil, baja tulangan, pipa baja serta trading produk baja lainnya ini tercatat memiliki total aset sebelum proses eliminasi lebih dari USD 319 juta, atau bila dirupiahkan sekitar Rp 5,29 triliun. Dengan capaian pendapatan sampai dengan Q1 2025 sebesar USD 83,99 juta atau setara dengan Rp. 1,39 triliun dan laba sebesar USD 1,09 juta atau setara dengan Rp. 18,08 miliar. Keberadaan aset produktif ini menempatkan KBK sebagai salah satu pilar penting dalam rantai pasok industri baja hilir dan sektor konstruksi di Indonesia.

Direktur Utama Krakatau Steel, Muhamad Akbar Djohan, menyatakan keyakinannya terhadap prospek cerah yang dimiliki anak-anak perusahaan. “Kami melihat potensi luar biasa dari seluruh anak perusahaan kami. Mereka bukan hanya entitas bisnis yang berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian integral dari strategi besar Krakatau Steel untuk kembali bertumbuh dan memberikan nilai optimal bagi pemegang saham serta bangsa Indonesia,” lanjut Muhamad Akbar Djohan.

Beliau menambahkan, “Dengan aset-aset strategis yang mereka kelola, ditambah dengan berbagai inisiatif peningkatan efisiensi dan inovasi produk yang terus berjalan, kami sangat yakin bahwa anak-anak perusahaan akan memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap pencapaian target-target Krakatau Steel di tahun 2025.” Sinergi antar entitas dalam grup Krakatau Steel, menurutnya, akan terus menguat dan semakin maksimal.

Manajemen Krakatau Steel memandang tahun 2025 sebagai periode penting untuk mengakselerasi proses pemulihan. Pada tahun 2025, KRAS menargetkan volume penjualan baja secara konsolidasi mencapai 1,7 juta ton, meningkat 135% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Target tersebut terdiri dari penjualan Hot Rolled Coil (HRC) sebanyak 955.500 ton, Cold Rolled Coil (CRC) sebesar 512.000 ton, serta produk Pipa dan Long Product sebanyak 252.300 ton. Capaian ambisius ini didorong oleh kembali beroperasinya pabrik Hot Strip Mill 1 (HSM#1) yang sebelumnya sempat berhenti produksi, serta peningkatan kinerja di berbagai fasilitas produksi Krakatau Steel Group. Selain itu, optimisme perusahaan juga diperkuat oleh perjanjian pasokan jangka panjang dengan 23 mitra, termasuk distributor, produsen, dan pusat coil, yang akan mendukung suplai produk hingga dua tahun ke depan.

Kinerja yang solid dari anak-anak perusahaan, baik yang bergerak di sektor pendukung industri baja maupun di sektor infrastruktur, diyakini dapat menciptakan aliran pendapatan yang lebih stabil dan terdiversifikasi. Langkah strategis ini diyakini akan memperkuat fundamental keuangan perseroan dan meningkatkan daya saing di tengah pasar yang semakin dinamis. Untuk itu, perseroan berkomitmen terus mendorong optimalisasi operasional dan pengembangan bisnis di seluruh lini anak usahanya.

Dengan optimisme yang tinggi dan strategi yang terencana, Krakatau Steel yakin target yang ditetapkan untuk tahun fiskal 2025 dapat tercapai. Kontribusi dari anak perusahaannya diyakini dapat mendongkrak pencapaian target yang dicanangkan itu. (*)

Tentang Krakatau Steel Tbk

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1971. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri maupun penyediaan energi dalam bentuk power plant serta beberapa ventura bersama dengan perusahaa Korea dan Jepang. Krakatau Steel saat ini berkomitmen kuat untuk melakukan transformasi dengan semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform” yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, membangun kepercayaan dan transparansi dengan pemangku kepentingan, serta menarik investor. Transformasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk perbaikan Human Capital, pengembangan bisnis hilir, dan peningkatan bisnis infrastruktur.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Duka Cita dan Permohonan Maaf atas Insiden Operasional di Bekasi Timur, Beberapa Perjalanan KA Parahyangan Terdampak

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan turut berduka cita yang mendalam…

1 jam ago

SATU University Kukuhkan Diri sebagai PTS Terdepan Bersama Disdik dalam Penguatan Kompetensi AI Guru se-Sumsel

Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menggandeng SATU University Palembang dan platform edukasi GreatNusa dalam upaya…

2 jam ago

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Jumlah investor pasar modal Indonesia melampaui 20,34 juta pada Desember 2025, tumbuh dari 12,16 juta…

11 jam ago

BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda Siap Karier

BINUS Online menggelar acara BINUS Online Future Festival 2026 dengan mengusung tema “Be Unstoppable, Shape…

12 jam ago

Tegas! Imigrasi Batam Deportasi 24 WNA Asal Tiongkok

BATAM - Sebanyak 24 Warga Negara Asing(WNA) asal Tiongkok dideportasi melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi(TPI) Bandara…

13 jam ago

Bitcoin Tembus $80.000, Momentum Emas Optimalkan Portofolio di Bittime

Pasar aset kripto global baru saja mencatatkan sejarah baru setelah harga Bitcoin berhasil menembus angka…

13 jam ago

This website uses cookies.