Categories: BISNIS

Krakatau Steel Tekankan Peran Negara Sebagai Wasit dan Entrepreneur untuk Dongkrak Daya Saing Industri Baja Nasional

Kepastian Regulasi dan Penegakan Hukum yang Adil Jadi Katalis Penting untuk Tingkatkan Kinerja dan Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang Perusahaan

Jakarta, 13 Januari 2026 – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa penguatan peran negara sebagai regulator sekaligus wasit yang menjamin ekosistem persaingan usaha yang sehat dan adil merupakan kunci pemulihan fundamental industri baja nasional. Hal ini disampaikan dalam sesi talkshow pada acara peluncuran buku karya Dr. Anggawira di Jakarta, Jumat (9/1) lalu.

Pernyataan strategis ini menegaskan komitmen Krakatau Steel Group untuk terus mendorong transformasi industri yang didukung oleh kerangka regulasi dan penegakan hukum yang konsisten, yang pada gilirannya diyakini akan memperbaiki kinerja operasional dan meningkatkan nilai Perusahaan. “Keberhasilan industri strategis seperti baja sangat ditentukan oleh keseimbangan peran negara dalam ekosistem pasar. Negara harus hadir secara seimbang, bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai wasit yang menjamin persaingan usaha berjalan adil. Dalam kerangka mixed economy, BUMN, sektor swasta, dan koperasi merupakan bagian dari fungsi negara sebagai entrepreneur yang saling melengkapi, bukan saling meniadakan,” tegas Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Lebih lanjut, Dirut Krakatau Steel Group menyoroti bahwa persaingan global saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh efisiensi korporasi, melainkan juga oleh ketegasan dan keberpihakan kebijakan negara. Kepastian hukum dan kebijakan yang adil menjadi fondasi penting untuk meningkatkan utilisasi industri, memperkuat efisiensi, serta menjaga keberlanjutan kinerja bisnis.

Tantangan dan Peluang: Utilisasi dan Penyerapan Pasar Domestik

Data yang disampaikan mengungkap potensi peningkatan kinerja yang signifikan. Saat ini, tingkat utilisasi rata-rata kapasitas industri baja nasional masih berada di kisaran 53%, sementara penetrasi impor baja mencapai 40–55% dari kebutuhan nasional, senilai sekitar Rp80 triliun per tahun.

Konsumsi baja global pada 2024 tercatat mencapai 1,7 miliar ton, dengan porsi terbesar diserap sektor infrastruktur dan konstruksi sebesar 52%, diikuti bahan baku peralatan mesin 16%, komponen otomotif 12%, produk metal 10%, alat transportasi 5%, kelistrikan 3%, dan peralatan rumah tangga 2%.

Karakteristik tersebut menjadikan industri baja memiliki multiplier effect ekonomi yang tinggi, baik dalam penciptaan lapangan kerja di sepanjang rantai pasok maupun dalam mendorong pertumbuhan industri hilir dan sektor terkait lainnya.

Kondisi ini menegaskan bahwa persaingan industri baja global saat ini tidak lagi semata ditentukan oleh efisiensi korporasi, melainkan juga oleh ketegasan dan keberpihakan kebijakan negara. Bagi Krakatau Steel, kepastian hukum dan kebijakan yang adil menjadi fondasi penting dalam meningkatkan utilisasi industri, memperkuat efisiensi, serta menjaga keberlanjutan kinerja bisnis.

“Dengan ekosistem yang lebih sehat dan kompetitif, serta dukungan regulasi yang tepat, industri baja nasional memiliki ruang yang sangat besar untuk meningkatkan utilisasi dan menangkap pangsa pasar domestik. Ini akan menjadi katalis utama bagi perbaikan fundamental dan pertumbuhan profitabilitas Krakatau Steel ke depannya,” jelas Dr. Akbar Djohan.

Kontribusi Nyata dan Sinergi untuk Indonesia

Sebagai bentuk kontribusi nyata, Krakatau Steel aktif mendukung program pemerintah, termasuk pengembangan konsep rumah modular yang dapat digunakan sebagai hunian darurat, klinik, atau pusat kegiatan masyarakat. Inovasi ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita dan menunjukkan kemampuan Perseroan dalam memberikan solusi cepat dan nyata bagi masyarakat, sekaligus membuka segmen bisnis baru yang prospektif dalam kemakmuran bangsa.

Dr. Akbar Djohan menutup dengan menekankan semangat kolaborasi. “Sinergi dan kolaborasi antara negara sebagai wasit dan entrepreneur dengan seluruh pelaku usaha harus terus diperkuat. Bagi Krakatau Steel, ini adalah spirit untuk terus berkontribusi bagi kemajuan industri baja nasional dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham.”

Dengan langkah strategis, dukungan regulasi yang lebih kuat, dan komitmen pada sinergi nasional, Krakatau Steel Group optimis dapat meningkatkan kinerja operasional dan finansialnya, yang pada akhirnya akan berkontribusi positif terhadap peningkatan nilai perusahaan di pasar modal.

Tentang Krakatau Steel Tbk

Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik (power plant), serta beberapa ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang. Saat ini, Krakatau Steel berkomitmen menjalankan transformasi perusahaan melangkah dalam KS Reborn yang mencakup i semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform”. Transformasi ini difokuskan pada peningkatan kinerja perusahaan melalui penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan human capital, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan dan menarik investor.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Sudirman Semanggi Sosialisasikan BRIGuna bagi Pegawai DPR RI Menjelang Masa Pensiun

BRI Sudirman Semanggi menggelar kegiatan sosialisasi produk BRIGuna Prapurna dan BRIGuna Purna kepada para pegawai…

3 jam ago

Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

Pasar aset kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan sejumlah altcoin mencatat penguatan dalam sepekan terakhir. Worldcoin…

4 jam ago

Sambut Revisi UU PPSK, Bittime Optimistis Industri Kripto Makin Inovatif

Platform pedagang aset keuangan digital, Bittime menilai revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

4 jam ago

Kapan Waktu yang Tepat Menaruh Uang di Deposito Online?

Deposito online cocok digunakan ketika kamu memiliki dana yang belum akan dipakai dalam waktu dekat…

4 jam ago

Musim Liburan Sekolah Tiba, Manfaatkan Diskon Tarif Tiket KA 30 Persen dari Daop 2 Bandung

Memasuki musim liburan sekolah tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung…

4 jam ago

BINUS ASO Kolaborasi dengan Hitachi, Ini Untungnya

Industri saat ini menuntut lulusan yang tidak hanya paham teori, tapi juga siap terjun langsung…

4 jam ago

This website uses cookies.