Categories: BISNIS

Kunjungan JSC Positive Technologies ke Kemendiktisaintek: Perkuat Kolaborasi Pengembangan Talenta Siber Nasional

Sebagai kelanjutan dari serangkaian inisiatif strategis dalam memperkuat ekosistem keamanan siber nasional, JSC Positive Technologies perusahaan keamanan siber terkemuka asal Rusia melakukan kunjungan lanjutan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada tanggal 18 November 2025 di Gedung D Kemendiktisaintek, Jakarta. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya yang digelar pada tanggal 17 Juni 2025 terkait pengembangan ekosistem talenta siber Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Positive Technologies bersama mitra edukasinya untuk wilayah Indonesia, PT Digital Siber Oase Nusantara (DSON), memaparkan rencana penyelenggaraan Cybersecurity International Competition 2026 yang akan digelar di Indonesia pada pertengahan tahun depan. Kompetisi ini dirancang sebagai ajang kolaborasi, edukasi, dan kompetisi bagi talenta muda siber dari Indonesia maupun negara-negara di kawasan Asia.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Adi Nuryanto, S.T., M.T. Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, memberikan sambutan positif. Ia menyampaikan bahwa Kemdiktisaintek mendukung penuh penyelenggaraan event berskala internasional tersebut.

“Sasarannya bukan hanya mahasiswa dan pelajar dari Indonesia saja, namun juga peserta internasional, minimal dari kawasan Asia,” ujar Adi Nuryanto. Ia menegaskan bahwa isu keamanan siber kini menjadi prioritas global, sehingga penguatan kapasitas mahasiswa dan pelajar melalui kegiatan edukatif seperti ini sangat diperlukan.

Pelaksanaan Cybersecurity International Competition Event 2026 direncanakan digelar di salah satu universitas di Indonesia sebagai tuan rumah, dirancang untuk menjadi wadah kolaborasi, edukasi, dan kompetisi bagi talenta muda di bidang keamanan siber. Selain pelatihan bootcamp untuk para peserta, salah satu agenda utama dalam acara ini adalah kompetisi Catch The Flag (CTF), bentuk kompetisi global paling populer dalam dunia cybersecurity, yang menguji kemampuan peserta dalam eksploitasi sistem, digital forensics, reverse engineering, dan berbagai tantangan keamanan siber lainnya.

Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari komitmen antara JSC Positive Technologies bersama PT DSON dalam memperkuat ekosistem keamanan siber di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Kunjungan tersebut menandai langkah penting dalam kolaborasi strategis untuk meningkatkan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan keamanan siber di era digital. Para pihak sepakat untuk terus berkoordinasi untuk memastikan persiapan berjalan optimal menuju keberhasilan penyelenggaraan di tahun 2026.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Imigrasi Dalami Keterlibatan WNI di Kasus Scammer Trading di Apartemen Batam

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…

18 menit ago

Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas

Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…

2 jam ago

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

19 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

23 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

1 hari ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

1 hari ago

This website uses cookies.