BATAM – swarakepri.com : PT Amtek Engineering yang berada di Komplek Cammo Industri Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau diduga kembali membuang limbah beracun melalui selokan yang ada dipinggir jalan.
Ironisnya, sekitar 3 bulan lalu yakni tanggal 16 Maret 2015, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Batam telah menghentikan aktivitas perusahaan pembuatan PCB ini sementara karena kasus yang sama.
Pantauan Tim AMOK Group dilapangan pada hari Kamis, 02 Juli 2015 pukul 12.00 WIB, terlihat limbah cair berwarna kekuningan yang diduga berbahaya dan beracun mengalir ke selokan dengan mengeluarkan aroma tidak sedap dan busa putih yang mengepul.
HR Eksekutif PT Amtek Engineering, Cucu Eva Lestari ketika dikonfirmasi soal pembuangan limbah tersebut, berdalih akan melakukan pengecekan ke bagian produksi.
Ia juga mengatakan bahwa PT Amtek sudah memiliki izin lengkap. Dan terkait pembuangan limbah yang ada pihak perusahaan akan lakukan uji laboratorium.
“Kita akan melakukan uji Lab dulu untuk memastikan limbah tersebut beracun apa tidak,” ujarnya, Jumat(3/7/2015) lewat sambungan telepon.
Namun demikian ia mengelak memberikan penjelasan lebih jauh karena tidak punya kapasitas untuk itu.
“Soal penanganan limbah itu bukan kapasitas saya, itu pak Fendi Siallagan. Hanya beliau lagi cuti. Yang jelasnya, apapun yang terjadi itu urusan Bapedalda Batam,” pungkasnya.
Saat berita ini diunggah Kepala Bapedalda, Dendi Purnomo dan Fendi Siallagan belum berhasil dikonfirmasi soal pembuangan limbah yang diduga beracun di PT Amtek Engineering. (red/AMOK)
Melalui Rakernas ini, BP Tapera berharap sinergi antara pemerintah, asosiasi pengembang, sektor perbankan, dan seluruh…
Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski…
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…
Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…
Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…
Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…
This website uses cookies.