BATAM – Tim WFQR 4/ Unit 1 Jatnrasia dan Unit Intel Lanal Batam mengamankan Speedboat tanpa nama di perairan Tanjung Pinggir, Batam, Sabtu (17/9/2016) sore.
Komandan Pangkalan Utama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Kolonel Laut S Irawan mengatakan, penangkapan tersebut bermula saat patroli tim WFQR 4 melihat sebuah speedboat yang mencurigakan di sekitar perairan Tanjung Pinggir dari arah perairan Tanjung Uncang. Tim kemudian melakukan pengejaran dan sempat mengeluarkan tembakan peringatan.
“Kita berikan tembakan peringatan karena speedboatnya berkecepatan tinggi,” ujarnya di Dermaga Lanal Batam, Senin(19/9/2016) pagi.
Lanjut dia, setelah dihentikan, speedboat yang diketahui milik Mohammad Arif tersebut ternyata tidak memiliki nama, dan sama sekali tidak memiliki dokumen dan surat-surat kapal.
“Setelah dicocokkan, ternyata speedboat ini merupakan target operasi dari Angkatan Laut Malaysia juga,” bebernya.
Kapal tersebut ketika ditangkap dalam keadaan kosong dan ditemukan 5 orang ABK, nahkoda atas nama Samsudin (55) alamat Tanjung Sengkuang, Batam.
“Salah satu ABK ini terlibat kegiatan ilegal, yaitu terkait TKI dan penyeludupan rokok antar pulau yang dibawa ke luar negeri,” ujarnya.
Saat ini Speed Boat beserta 5 orang ABK diamankan di Mako Lanal Batam untuk diproses lebih lanjut.
RONI RUMAHORBO
Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui PT KPBN melaksanakan kegiatan stock opname…
Pasar aset kripto global terpantau tengah berada dalam posisi yang rawan menjelang akhir bulan Januari…
Parepare, Januari 2026 - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Parepare memastikan seluruh layanan terminal…
Lokasoka memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan menggandeng ratusan UMKM lokal untuk menghadirkan koleksi hampers…
Kedutaan Besar India di Jakarta menyelenggarakan perayaan Hari Republik India ke-77 di JW Marriott Hotel…
Direksi PT Reska Multi Usaha (KAI Services) menggelar pertemuan bersama komunitas pengguna KRL di Loko…
This website uses cookies.