Warga Batam Mengantri di Kantor Disdukcapil
BATAM – Warga Batam kembali mengeluhkan lambannya pelayanan yang diberikan oleh petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil(Disdukcapil) yang berkantor di Sekupang, Batam, Kepulauan Riau.
Gusti, warga Batu Aji mengaku sudah satu minggu mengurus legalisir akta kelahiran, tapi tidak kunjung selesai.
“Katanya hari ini selesai tapi tak pula selesai,” ujarnya kepada Swarakepri.com, Senin(29/8/2016) siang.
Dia mengungkapkan kalau menggunakan jasa calo, pengurusan legalisir akta kelahiran lebih cepat 2-3 hari.
“Tadi ada calo yang mau urus 2 hari selesai. Kalau calo cepat selesai, giliran kita dilama-lamain,”ujarnya kesal.
Hal yang sama juga dikeluhkan Siti, warga Batam lainnya. Dia mengaku terpaksa menggunakan jasa calo karena sudah kapok bolak-balik ke kantor Disdukcapil Batam.
“Lagi urus perpanjangan KTP bang, tapi diurus sama calo dengan Rp 300 ribu,” bebernya.
Perempuan yang bekerja di salah satu panti pijat di kawasan Nagoya ini mengaku sudah beberapa kali bolak-balik ke Disdukcapil dan kecamatan tapi tidak berhasil.
“Kemarin sudah bolak-balik ke sini, petugas bilang berkasnya masih salah terus. Tak ngerti juga berkas apa yang salah bang,” ujarnya pasrah.
Dia akhirnya terpaksa mengurus lewat calo, karena tempatnya bekerja sudah mendesak penyerahan KTP tersebut.
“Tempat kerja minta KTP baru, karena yang lama sudah habis berlakunya,”jelasnya.
Kepala Disdukcapil Batam Mardanis belum berhasil dikonfirmasi terkait lambannya pelayanan petugas yang ada. Salah satu pegawai Disdukcapil mengatakan Kadis tidak ada di tempat.
Pantauan lapangan, antrian warga di kursi tunggu terlihat ramai seperti biasanya. Beberapa warga ada yang menunggu panggilan dari loket pelayanan, sedangkan warga lainnya ada yang tampak kebingungan dan mencoba bertanya kepada petugas di meja informasi.
(RED/ CR 06)
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan…
This website uses cookies.