Categories: PERISTIWA

Ledakan Masjid di Afghanistan Renggut 62 Korban Jiwa

Setidaknya 62 orang tewas oleh ledakan di dalam masjid Afghanistan pada Jumat (18/10).

Kejadian ini terjadi sehari setelah PBB mengatakan kekerasan di negara itu telah mencapai tingkat yang tidak dapat diterima.

Serangan tersebut menjadi yang paling mematikan kedua tahun ini. Ledakan terjadi di provinsi timur Nangarhar dan melukai setidaknya 33 orang.

Juru bicara gubernur Attaullah Khogyani kepada AFP ledakan itu dilakukan dengan bahan peledak yang ditempatkan di dalam masjid.

Seorang juru bicara untuk gerilyawan garis keras Taliban mengatakan kelompok itu mengutuk kekejaman ini dan menamakannya kejahatan besar.

Saksi mata mengatakan atap masjid telah runtuh setelah ledakan “keras”.

Sekitar 350 jemaah ada di dalam pada saat itu, kata penduduk setempat Omar Ghorzang kepada AFP.

“Lusinan orang terbunuh dan terluka serta dibawa dalam beberapa ambulans,” kata Haji Amanat Khan kepada AFP.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, melalui juru bicara, mengatakan anak-anak turut menjadi korban dalam ledakan tersebut.

“Mereka yang bertanggung jawab atas serangan ini harus bertanggung jawab,” kata jurubicara itu.

Ledakan itu terjadi setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa merilis laporan baru yang mengatakan bahwa sejumlah warga sipil tidak ada yang terbunuh atau terluka di Afghanistan dari Juli hingga September. Dan ini merupakan pertama kalinya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini disadur dari https://m.cnnindonesia.com/internasional/20191019024738-120-440879/ledakan-masjid-di-afganistan-telan-62-korban-tewas

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kinerja Stabil, Metland Perluas Ekspansi di Sulawesi Utara

PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…

6 jam ago

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

Libur panjang sering dianggap sebagai periode yang menguntungkan bagi pelaku usaha. Aktivitas masyarakat meningkat, pusat…

7 jam ago

Publik Mulai Sorot Perusahaan Asal Tiongkok di Batam, Diduga Langgar UU Ketenagakerjaan

BATAM – Sebuah perusahaan manufaktur asal Tiongkok tengah menjadi sorotan publik akibat pemberlakuan jam kerja…

7 jam ago

SUCOFINDO Tebar Semangat Berbagi melalui Penyembelihan Kurban Serentak di Seluruh Indonesia

Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara…

7 jam ago

Pererat Kebersamaan, Manajemen BRI Region 6 Gelar Jogging Bersama di Kawasan TMII

Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan…

7 jam ago

Bapenda Sebut Cut and Fill PT. KBM di Kawasan Jembatan 1 Barelang Sudah Lunas Pajak MBLB

BATAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah menegaskan bahwa PT Kerabat Budi…

8 jam ago

This website uses cookies.