Categories: BATAM

Lima Tuntutan, Warga Korban Longsor di Jodoh Tunggu Itikad Baik Perusahaan

BATAM – Warga Tanjunguma yang menjadi korban insiden longsor di belakang Pasar Induk Jodoh masih menunggu itikad baik dari pihak perusahaan PT Usaha Jaya Makmur (UJKM).

Agung Wijaya, selaku perwakilan warga meminta agar perusahaan segera menemui warga dalam sebuah forum resmi untuk membahas insiden tersebut.

“Perusahaan kalau ada itikad baik, jumpai warga dalam forum resmi. Agar setiap permasalahan warga didengar dan menemukan solusi,” ujarnya kepada Swarakepri, Rabu (15/1/2020) sore.

Kata Agung, warga korban insiden longsor mempunyai 5 tuntutan kepada pihak perusahaan. “Pertama itu tuntutan warga adalah membangun kembali rumah yang rusak akibat amblas, kedua mengganti rugi rumah akibat amblas, Ketiga mengganti barang-barang yang rusak dengan didokumentasikan.

“Keempat perbaikan akses jalan yang rusak dan terakhir memperjelas legalitas tempat tinggal yang berada di pemukiman RT. 04 RW. 04 Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja,” jelasnya.

Menurutnya, apabila perusahaan dan warga bertemu dalam sebuah forum resmi diharapkan agar mendapatkan negosiasi yang lebih adil.

“Jadi enak negosiasinya berjalan, karena ada pemandunya dan lebih adil,” pungkasnya.

Diketahui, peristiwa tanah longsor di Tanjunguma tepatnya dibelakang Pasar Induk Jodoh Batam pada Minggu(29/12/2019) kemarin mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami rusak parah.

Dari pantauan Swarakepri dilapangan, Senin(30/12/2019) sekitar pukul 14.00 WIB, tanah tempat berdiri rumah warga naik keatas hingga sekitar 1,5 meter dan mengakibatkan rumah warga amblas. Sekitar puluhan rumah mengalami hal tersebut.

Ali, salah seorang warga mengatakan puluhan warga yang ada terpaksa mengungsi lantaran takut terjadi tanah longsor susulan.

“Saat ini warga disini tinggal di tenda-tenda pengungsian, ada juga yang mengungsi di bangunan tua sekitar sana,” ujarnya.

 

(Shafix)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

11 menit ago

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

1 jam ago

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

3 jam ago

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

4 jam ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

4 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…

4 jam ago

This website uses cookies.