Lindungi Data Pribadimu, Hindari Kebiasaan Ini! (Sumber: VRITIMES.com)
Di era digital, hampir semua aktivitas—mulai dari belanja online, bayar tagihan, serta berbagai keperluan lainnya termasuk pengajuan pembiayaan/kredit—membutuhkan penggunaan data pribadi: nama lengkap, alamat, nomor ponsel, email, NIK, sampai nama ibu kandung.
Tapi sayangnya, masih banyak dari kita yang belum menyadari bahwa data pribadi merupakan aset yang sangat bernilai. Jika informasi sensitif ini jatuh ke tangan yang salah, banyak potensi kejahatan siber yang bisa menimpa kita semua seperti pembobolan akun, pemalsuan identitas, dan penipuan finansial sangat mungkin terjadi.
Akulaku secara konsisten mengimbau pengguna untuk lebih waspada dalam menjaga informasi pribadi di platform digital. Edukasi tentang pentingnya perlindungan data menjadi bagian dari komitmen Akulaku dalam menciptakan ekosistem digital yang aman. Setiap individu diharapkan berperan aktif demi mencegah risiko penyalahgunaan data di era digital yang terus berkembang.
Berbagai contoh kasus kebocoran data terjadi bukan karena adanya keterlibatan hacker canggih, melainkan karena kelalaian pengguna. Kebiasaan-kebiasaan kecil yang dianggap sepele dapat menjadi celah besar bagi pelaku kejahatan digital. Beberapa kebiasaan yang perlu dihindari antara lain:
● Klik link mencurigakan sembarangan (tanpa verifikasi),
● Mengisi data pribadi di situs yang tidak kredibel/tidak dapat dipercaya,
● Membagikan maupun mengunggah data sensitif ke media sosial,
● Pakai Wifi publik ketika mengakses data penting.
Sejumlah langkah sederhana dapat kamu lakukan untuk memastikan data pribadimu aman dari risiko peretasan, antara lain:
● Selalu mengaktifkan otentikasi 2FA (Two-Factor Authentication) di semua akun penting.
● Hindari kebiasaan membagikan data pribadi di media sosial. Termasuk foto boarding pass, KTP, dan berbagai dokumen pribadi lainnya.
● Selalu membaca syarat & ketentuan sebelum isi data di aplikasi atau website.
● Gunakan jaringan internet yang aman saat mengakses perbankan atau layanan keuangan.
Sering kali orang baru sadar pentingnya data pribadi setelah akunnya dibobol atau identitasnya dipakai untuk berbagai kejahatan siber. Padahal, semua itu bisa dicegah dengan langkah sederhana dan waspada sejak awal.
Sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem digital yang aman, Akulaku terus mengedukasi pengguna agar lebih sadar pentingnya keamanan data pribadi.
Kalau kamu merasa ada indikasi penyalahgunaan maupun percobaan peretasan data pribadi yang mencurigakan, jangan tinggal diam—segera hubungi dan laporkan ke call center Akulaku di 1500920.
Di era digital, data pribadi adalah aset yang sangat berharga. Lindungi data pribadimu!
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…
Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
This website uses cookies.