Categories: BISNIS

LindungiHutan Meluncurkan Ebook “Sustainability Report 101”: Panduan Komprehensif untuk Bisnis Berkelanjutan

LindungiHutan merilis ebook terbaru bertajuk “Sustainability Report 101: Langkah, Regulasi, dan Alat Bantu untuk Laporan Bisnis Berkelanjutan.” Ebook ini dirancang untuk membantu perusahaan memahami peran penting laporan keberlanjutan (Sustainability Report/SR) sebagai salah satu elemen kunci dalam strategi bisnis masa kini.

Di dalamnya, memberikan panduan menyeluruh, mulai dari pengenalan laporan keberlanjutan, regulasi dan kebijakan di Indonesia, standar teknis pengukuran, serta alat bantu penyusunan laporan keberlanjutan untuk meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan.

Cuplikan Materi dalam Ebook Sustainability Report 101

1. Pengenalan Sustainability Report

Membahas peran penting laporan keberlanjutan sebagai alat untuk meningkatkan transparansi perusahaan terhadap dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan. Ebook ini juga mengulas perbedaan mendasar antara laporan keberlanjutan (SR) dan laporan tanggung jawab sosial (CSR).

2. Regulasi dan Kebijakan yang Berlaku

Menyoroti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/POJK.03/2017 sebagai landasan hukum penyusunan laporan keberlanjutan di Indonesia.

3. Standar Internasional

Berisi penjelasan standar global dalam penyusunan laporan keberlanjutan seperti GRI (Global Reporting Initiative), SASB (Sustainability Accounting Standards Board), dan TCFD (Task Force on Climate-related Financial Disclosures), CFD, dan IR.

4. Teknologi dan Alat Bantu untuk Penyusunan SR

Memberikan tahapan dalam penyusunan laporan keberlanjutan beserta alat bantu yang dapat digunakan untuk memudahkan penyusunan laporan keberlanjutan.

Perhatian publik terhadap keberlanjutan meningkat seiring perkembangan waktu. SR lebih dari sekadar pelaporan kinerja perusahaan tetapi juga sebagai alat komunikasi dengan para pemangku kepentingan.

Penelitian dari PWC Indonesia, 70% perusahaan di Indonesia telah melibatkan pemangku kepentingan dalam laporan keberlanjutan, karena dapat membantu perusahaan memprioritaskan aspek yang paling penting untuk keberlanjutan perusahaan.  Selain itu, empat dari lima konsumen mengatakan bahwa mereka bersedia untuk membayar lebih untuk barang yang diproduksi dengan memperhatikan keberlanjutan.

Ebook “Sustainability Report 101” dapat diunduh secara gratis melalui https://bit.ly/ebooksr101.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 898 ribu pohon telah ditanam bersama 580 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 50 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…

3 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

5 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

8 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

10 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

10 jam ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

10 jam ago

This website uses cookies.