Categories: BISNIS

LindungiHutan Raih Penghargaan Eco-Resilient Agent di EPSA 2025

LindungiHutan berhasil meraih penghargaan Eco-Resilient Agent: Agen Perubahan Tangguh untuk Bumi dalam ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2025 yang digelar di Padma Hotel Semarang, Minggu (31/8/2025).

EPSA 2025 merupakan ajang penghargaan berskala nasional yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro. Ajang ini ditujukan untuk perusahaan maupun non-perusahaan yang berkomitmen menerapkan inovasi teknologi guna menjaga stabilitas dan keberlangsungan lingkungan.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tamu kehormatan, di antaranya perwakilan Universitas Diponegoro, pejabat pemerintah, serta 43 perusahaan pendukung inisiatif lingkungan. Hadir pula tokoh-tokoh penting, seperti Kepala Departemen Teknik Lingkungan, Dekan Fakultas Teknik, Rektor Universitas Diponegoro, Walikota Semarang, Gubernur Jawa Tengah, hingga pakar lingkungan nasional Prof. Sudharto P. Hadi, MES, Ph.D. serta Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S. Hut. M.P.

Kategori Eco-Resilient Agent diberikan kepada LindungiHutan sebagai bentuk apresiasi atas solusi inovatif serta kemampuan beradaptasi tinggi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Menurut panitia, kategori ini lahir dari keyakinan bahwa ketahanan lingkungan hanya dapat dicapai melalui inovasi terukur, sistem ramah lingkungan, dan komitmen berkelanjutan.

CEO LindungiHutan, Miftachur “Ben” Robani, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada tim dan relawan LindungiHutan.

“Terima kasih kepada Penyelenggara dan Dewan Juri yang telah memilih LindungiHutan sebagai penerima penghargaan Eco-Resilent Agent pada EPSA. Apa yang kami capai tidak lepas dari dukungan seluruh tim internal dan para donatur, sponsor, relawan, dan mitra petani yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Ben.

Sejak berdiri pada 2016, LindungiHutan telah menjadi wadah kolaborasi ribuan relawan dan mitra lokal. Hingga 2024, lebih dari 1 juta pohon berhasil ditanam di 30+ lokasi bersama 600+ mitra di berbagai daerah, termasuk Semarang, Banten, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Seribu. Program ini tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga pada pemberdayaan petani serta komunitas pesisir.

Panitia EPSA menilai LindungiHutan berhasil menghadirkan model konservasi berbasis teknologi, seperti crowdfunding dan sistem monitoring digital, yang memperkuat transparansi serta akuntabilitas program penanaman pohon. Dedikasi ini dipandang sejalan dengan semangat EPSA dalam mendorong transformasi hijau dan memperkuat kolaborasi lintas sektor demi masa depan berkelanjutan.

“Di tengah laju deforestasi dan krisis iklim, LindungiHutan bukan hanya menjadi penggerak gerakan penghijauan, tetapi juga jembatan yang mempertemukan masyarakat, relawan, dan perusahaan untuk menjaga paru-paru Bumi,” ujar perwakilan panitia dalam sambutannya.

EPSA 2025 diharapkan menjadi ruang inspirasi bagi pelaku industri, komunitas, maupun inisiatif lingkungan lain untuk terus berinovasi menjaga kelestarian bumi bagi generasi mendatang.

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tapi jadi penambah motivasi untuk cita-cita bersama menghijaukan Indonesia!” tutup Ben.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 600+ brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 30+ lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Pinkfong and Baby Shark Hadir di Grand Metropolitan Bekasi Selama Libur Sekolah

Pertama kalinya di Bekasi, karakter anak populer Pinkfong dan Baby Shark akan hadir menyapa pengunjung…

13 jam ago

FLOQ Luncurkan World Cup Trading Campaign, Dukung Tim dan Menangkan Hadiah

Piala Dunia selalu menjadi momen yang menyatukan jutaan orang melalui semangat kompetisi, strategi, dan keyakinan…

14 jam ago

Imigrasi Masih Dalami Sponsor 210 WNA Kasus Scam Trading Baloi View Batam (8)

BATAM - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam masih terus melakukan penyelidikan kasus scam…

16 jam ago

Sidang Lanjutan Perkara Dju Seng, PH Soroti Metode Perhitungan Nilai Kerugian Kerusakan Mangrove

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

19 jam ago

Sektor Tambang Nasional Buktikan Program Pengolahan Limbah Dukung Kelestarian Lingkungan

Pelaku industri pertambangan terus membuktikan bahwa kawasan operasional tambang dapat menjadi ruang inovasi bagi penerapan…

21 jam ago

Rà Hospitality Perkenalkan Rà Signature Komodo Labuan Bajo, Destinasi Tropical Elegant Stay Terbaru di Jantung Labuan Bajo

Rà Hospitality resmi memperkenalkan Rà Signature Komodo Labuan Bajo, hotel premium terbaru di Labuan Bajo…

21 jam ago

This website uses cookies.