Categories: BP BATAM

Masa Transisi Pengelolaan Air Baku Batam, PT Moya Indonesia Hanya Fokus Operasional

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan selama masa transisi, PT Moya Indonesia sebagai pengelola air baku di Batam, tidak memiliki kewenangan mengambil kebijakan strategis yang akan berdampak langsung kepada masyarakat.

Deputi IV BP Batam, Syahril Japarin menuturkan selama 6 bulan berjalannya transisi PT Moya hanya fokus dalam operasional dan pemeliharaan aset yang telah diserahterimakan PT Adhya Tirta Batam (ATB).

“Kebijakan strategis harus melalui monitoring dan evaluasi serta persetujuan dari BP Batam. Sehingga tidak merugikan masyarakat nantinya,” tegas Syahril, Senin (26/10/2020).

Syahril juga menyampaikan salah satu bentuk kebijakan strategis yang telah diajukan oleh PT Moya kepada BP Batam adalah mengenai keterlibatan pihak ketiga dalam pencatatan meter air pelanggan, serta proses pemeliharaan pipa yang akan dilakukan kedepannya.

“Jadi harusnya tidak ada perbedaan antara pelayanan PT ATB dan Moya Indonesia nantinya,” lanjutnya.

Membicarakan mengenai penyerahan aset, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BP Batam, Purwiyanto mengatakan komunikasi antara BP Batam, PT ATB, dan Deputi VI Kemenko RI masih terus dilanjutkan hingga saat ini.

Dalam hal ini, Purwiyanto mengaku polemik proses penyerahan aset oleh PT ATB tidak akan berkelanjutan hingga ke ranah hukum atau pengambilan paksa.

“Memang nanti ada aset yang tidak akan diserahkan. Saya tidak bisa memberitahukan bentuknya apa, namun aset yang diserahkan adalah aset yang berhubungan dengan SPAM,” ujarnya.

(Shafix)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Isu Keselamatan Jalan Jadi Topik Diskusi Mahasiswa Uniba dan Jasa Raharja Kepri

BATAM – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Riau menerima kunjungan akademik mahasiswa Fakultas Ekonomi…

5 jam ago

Kesehatan Orang Tua adalah Bentuk Perhatian yang Paling Bermakna

Seiring bertambahnya usia, kebutuhan orang tua tidak hanya sebatas perhatian dan kebersamaan, tetapi juga dukungan…

8 jam ago

PH Hadirkan Saksi Ahli Kehutanan di Sidang Dju Seng: Klaim Kerugian Berlebihan

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

10 jam ago

Sidang PS Sengketa Lahan 2,4 Hektar di Sei Lekop Batam Ungkap Fakta Baru

BATAM - Sidang gugatan PT Energi Cipta Dana(ECD) terhadap PT Tunas Karya Persada(TKP) terkait lahan…

11 jam ago

KAI Perkuat Kompetensi Frontliner LRT Jabodebek demi Tingkatkan Kualitas Layanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…

14 jam ago

Pasar Preloved Luxury Makin Panas, deGaiya Hadir sebagai Ekosistem Baru Barang Mewah Original di Indonesia

Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola…

14 jam ago

This website uses cookies.