LINGGA – Jumlah produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Gunung Daik adalah sebanyak 300 dus perhari.
Hal ini dikatakan oleh Direktur BUMD Lingga Syahrial bahwa saat ini baru dua produk AMDK yang diproduksi, yakni ukuran 330 ml dan 600 ml.
“Jadi perhari kita bisa produksi 300, dua untuk ukuran 330 ml dan 600 ml,” kata Syahrial kepada RRI, Jumat (18/2/2022).
Diungkapkan Syahrial bahwa awal Maret 2022 mendatang, pihaknya akan mengeluarkan produk dalam bentuk cup atau gelas.
“Mudah-mudahan awal Maret ini kita bisa produksi yang cup atau gelas,” ujarnya.
Untuk pendistribusian, AMDK Gunung Daik ini belum tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Lingga.
“Dimana saat ini Dabo dan Daik yang baru kita sebar baik di toko klontong, swalayan maupun rumah makan dan sudah mencapi 80 persen,” jelasnya.
Syahrial menargetkan dalam satu bulan pihaknya dapat mendistribusikan 4 ribu hingga 5 ribu dus air minum,
“Target kita 10 ribu dus tapi ini kan bertahap tidak bisa langsung jadi target kita 4 ribu hingga 5 ribu dus perbulan,” ungkapnya.
Dikatakan Syahrial bahwa antusias masyarakat sangat luar biasa dan mereka menunggu AMKD gunung daik ini.
“Masyarakat memang menunggu Air Gunung Daik ini. Untuk kualitas standar premium namun harga terjangkau,” bebernya./Ruslan
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…
This website uses cookies.