Categories: BISNIS

Melalui Uji TPC Meter, Filma Menunjukkan Komitmen dalam Menghadirkan Produk Unggulan

FILMA, merek minyak goreng unggulan membuktikan komitmennya dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi yang aman digunakan sehari-hari. Dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Veranda, Jakarta, dijelaskan bahwa TPC merupakan sekumpulan senyawa kimia yang terbentuk ketika minyak mengalami kerusakan akibat pemanasan berulang.

Hasil uji Total Polar Compound (TPC) menunjukkan bahwa minyak goreng FILMA memiliki kadar TPC yang rendah, hal ini membuktikan bahwa FILMA aman untuk digunakan berulang. Sejumlah negara di Eropa telah menetapkan batas maksimal kadar TPC pada minyak goreng sebesar 25%. Apabila lebih dari itu, maka minyak tersebut dianggap tidak aman untuk dikonsumsi.

“Minyak goreng adalah kebutuhan pokok rumah tangga yang sering digunakan. Meski tampak sederhana, minyak goreng berperan penting dalam menjaga kualitas makanan. Melalui demonstrasi tes TPC yang kami lakukan, minyak goreng FILMA terbukti stabil di suhu panas sehingga minyak tidak mudah rusak, menjadikannya aman digunakan berulang.” ungkap Anastasia Sheila, Senior Brand Manager FILMA.

Minyak goreng FILMA dibuat dari buah sawit pilihan dan diproses selama kurang dari 24 jam untuk memastikan kemurnian dan nutrisinya.

“Sebagai seorang chef, penting bagi saya untuk selalu memilih bahan-bahan berkualitas untuk menghasilkan masakan terbaik, termasuk dalam memilih minyak goreng. Saya memastikan bahwa minyak goreng yang akan digunakan memiliki kualitas yang bagus. Beberapa cara yang biasa saya lakukan untuk memastikan minyak goreng aman adalah dari warnanya yang jernih, tidak berasa dan tidak berbau. Hal ini penting untuk menjaga cita rasa masakan serta mencegahnya menjadi cepat tengik atau menimbulkan rasa gatal di tenggorokan,” ungkap Chef Devina Hermawan yang turut menghadiri Press Conference bersama FILMA.

Dengan karakteristik tidak berasa, jernih dan tidak berbau, minyak Goreng FILMA sangat cocok digunakan untuk memasak, menumis ataupun menggoreng.

Nagita Slavina, seorang public figure dan juga ibu rumah tangga turut membagikan pengalamannya pada saat sesi Press Conference berlangsung, “Sebagai ibu rumah tangga dengan aktivitas yang padat, penting bagi saya untuk menggunakan produk yang aman. FILMA membuat saya merasa tenang saat memasak untuk keluarga, karena selain aman digunakan berulang, hasil masakannya juga lebih crispy dan matang merata,” papar Nagita.

Melalui komitmen FILMA dalam menghadirkan produk berkualitas, FILMA menjadi pilihan yang tepat bagi keluarga yang ingin memastikan masakan tidak hanya lezat, tetapi juga aman dikonsumsi. Kadar TPC yang rendah dan penggunaan bahan baku terbaik menjadikan FILMA pilihan ideal untuk keluarga Indonesia.

Tentang PT SMART

Tentang FILMA Filma sudah menjadi merek pilihan utama keluarga Indonesia selama lebih dari 25 tahun. Filma adalah minyak goreng bermutu tinggi produksi Sinar Mas Agribusiness and Food, yang terbuat dari minyak kelapa sawit pilihan dan diproduksi secara berkelanjutan, diproses dengan teknologi mutakhir untuk menjamin kemurnian dan nutrisinya. Produk minyak goreng kami bebas lemak trans dan mengandung antioksidan alami Vitamin E serta asam lemak esensial, seperti Omega 6 dan Omega 9. Dengan karakteristik tidak berasa dan tidak berbau, minyak goreng kami cocok digunakan dalam berbagai jenis resep.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

9 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

14 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

15 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

16 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

16 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

16 jam ago

This website uses cookies.