SABU – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengecam penikaman terhadap tujuh murid Sekolah Dasar Negeri 1 Sabu Barat, Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.
“Kekerasan dalam bentuk apa pun tidak bisa ditoleransi, apalagi dilakukan di sekolah. Ini pelecehan terhadap pendidikan. Saya minta agar masyarakat menghindarkan tindak kekerasan di sekolah,” ujar Muhadjir di Jakarta, Selasa.
Sekolah sebagai rumah kedua, harus bebas dari praktik-praktik kekerasan, katanya.
Mendikbud mengimbau, pascakejadian tersebut masyarakat jangan main hakim sendiri, melainkan mempercayakan penanganannya kepada penegak hukum.
Ia mengapresiasi para tenaga medis dan pihak keamanan yang segera menolong para siswa yang menjadi korban.
Mendikbud berpesan agar pihak sekolah bekerja sama dengan tenaga medis, membantu pemulihan kondisi kejiwaan dari para siswa yang mengalami trauma akibat insiden tersebut.
“Saya juga minta agar pemulihan korban dilakukan sebaik mungkin, jangan sampai menjadi trauma,” kata dia.
Peristiwa penikaman oleh pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut terjadi Selasa sekitar pukul 08.47 WITA.
Pelaku masuk ke ruang kelas V di SDN 1 Sabu Barat kemudian dengan senjata tajam menyerang sehingga tujuh siswa terluka.
Tidak ada korban meninggal dan korban insiden telah dirawat di puskesmas terdekat.
Sumber : ANTARA
Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…
Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…
BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan permukaan…
Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…
Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…
This website uses cookies.