JAKARTA – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki, Selasa (20/2), mengatakan aplikasi video pendek asal China, TikTok, masih melanggar regulasi pemerintah yang melarang dilakukannya transaksi dalam aplikasi.
Pelanggaran itu dilakukan setelah TikTok mengambil kendali platform niaga-el (e-commerce) terbesar di Tanah Air untuk dapat kembali melakukan bisnis belanja daringnya.
TikTok terpaksa menutup layanan niaga-el yang relatif baru, TikTok Shop, di Indonesia setelah pemerintah melarang aktivitas belanja secara daring di platform media sosial pada tahun lalu. Pemerintah mengatakan pedagang kecil dan data pengguna perlu dilindungi sehingga melarang TikTok menutup layanannya.
Konglomerat teknologi, GoTo, mengumumkan pada bulan lalu bahwa TikTok, yang dimiliki oleh ByteDance China, mengantongi kesepakatan pembelian 75,01 persen saham Tokopedia senilai $840 juta pada Desember.
Teten mengatakan kepada wartawan bahwa TikTok masih belum mematuhi peraturan tersebut.
Para perempuan mengenakan kaos bergambar pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD, sedang menonton tarian TikTok mereka yang digunakan oleh Ukon Furkon Sukanda, calon anggota legislatif dari PDI-P di Tangerang, Banten, 10 Januari 2024.
“Menteri Perdagangan harus memberikan teguran kepada TikTok agar mematuhi peraturan, jika tidak, maka izin pemerintah terancam,” katanya.
Perwakilan TikTok di Indonesia belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Kementerian Perdagangan mengatakan bahwa mereka masih mempertimbangkan bagaimana cara terbaik untuk menanggapi masalah tersebut.
TikTok mengatakan pada tahun lalu bahwa mereka bermaksud untuk menggelontorkan investasi senilai miliaran dolar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar di kawasan./VOA
Lokasoka memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan menggandeng ratusan UMKM lokal untuk menghadirkan koleksi hampers…
Kedutaan Besar India di Jakarta menyelenggarakan perayaan Hari Republik India ke-77 di JW Marriott Hotel…
Direksi PT Reska Multi Usaha (KAI Services) menggelar pertemuan bersama komunitas pengguna KRL di Loko…
JAKARTA — Hubungan India dan Indonesia semakin menunjukkan relevansi strategisnya di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.…
BATAM - Tanah hasil pemotongan(Cut) bukit di Kawasan Jalan Hang Kesturi, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa,…
Bogor - Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus mendorong penguatan budaya keberlanjutan…
This website uses cookies.