Categories: HUKRIM

Miliki Ratusan Alat Bukti, Kejari Batam Jerat Fadillah dengan Pasal Berlapis

Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes RSUD Embung Fatimah tahun 2014

 

BATAM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menetapkan mantan Direktur RSUD Embung Fatimah Batam, Fadillah Mallarangan dan RD selaku Direktur PT Alexa Mandiri Utama sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan APBN tahun 2014.

 

“Kami yakin tersangka melakukan korupsi, karena ada kerugian negara, makanya kami tetapkan sebagai tersangka sebelum hasil audit BPKP keluar,” ujar Kasi Pidsus Kejari Batam, M Iqbal , Jumat(13/5/2016).
Iqbal mengatakan pihaknya telah mengantongi 303 alat bukti yang diperoleh dari Internal dan eksternal Rumah Sakit.

 

“Untuk alat bukti, kita sudah kantongi 303 alat bukti yakni UPS komputer, dokumen, Laptop, PC komputer, surat kontrak pengadaan, surat kontrak pemenang tender dan masih banyak lagi,” bebernya.

 

Kata Iqbal, kasus dugaan korupsi pengadaaan alat kesehatan tahun 2014 berbeda dengan kasus yang ditangani Mabes Polri.

 

“Mabes tangani perkara dugaan korupsi Alkes 2011 dan kami tahun 2014,” jelasnya.

 

Terkait jumlah kerugian negara, Iqbal mengaku masih melakukan koordinasi dengan ahlinya.

 

“Ahlinya masih menyelidiki di TKP, nanti kalau sudah dapat berapa kerugian negara kita akan langsung umumkan ke teman-teman media,”jelasnya.

 

Iqbal mengatakan kedua tersangka dijerat denagn Pasal 1 ayat 2 Jo Pasal 18 ayat 1 UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah di ubah menurut UU No 20 Tahun 2001 atas perubahan UU RI No 31 tahun.

 

 

(red/Jef)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

1 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

4 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

6 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

7 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

7 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

8 jam ago

This website uses cookies.