Sebagai ketua tahun ini, Jokowi akan menjadi tuan rumah KTT G20 di Bali pada November mendatang. Beberapa negara telah mengancam akan memboikot jika Putin hadir, dan dalam upaya untuk meredakan beberapa ketegangan, Indonesia telah mengundang Ukraina untuk bergabung dalam KTT meskipun bukan anggota G20.
“Langkah pertama akan mendapatkan konfirmasi dari kedua pemimpin untuk datang ke pertemuan G20 di Bali,” kata Wahid Supriadi, mantan diplomat dan duta besar Indonesia untuk Rusia periode 2016-2020.
Jokowi menjalin hubungan yang “sangat baik” dengan Putin, kata Wahid, dan Indonesia bahkan bisa menjadi tuan rumah dialog awal antara kedua negara.
“Itu tidak akan mudah,” katanya, “tapi itu bukan tidak mungkin.”
Jokowi, mantan pengusaha yang menjadi politisi yang menjalani masa jabatan kedua dan terakhirnya, baru-baru ini mengambil peran yang lebih aktif dalam urusan luar negeri, termasuk dalam upaya regional untuk membawa perdamaian ke Myanmar setelah kudeta tahun lalu.
Ben Bland, direktur Program Asia-Pasifik di Chatham House, mengatakan peluang Indonesia untuk menemukan titik temu antara para pemimpin Rusia dan Ukraina “sangat minim.”
Hilirisasi mineral semakin menunjukkan perannya sebagai mesin pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang triwulan I 2026, investasi…
Transformasi digital membuat bisnis bergerak semakin cepat. Sayangnya, pendekatan keamanan yang digunakan banyak organisasi masih…
Polemik penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kembali menjadi perhatian…
Persekutuan Karyawan Kristiani (PKK) BRI Region 6 menggelar Kebaktian Bulanan yang berlangsung khidmat di JackOne…
BATAM - Polemik soal legalitas Kelompok Bermain atau Playgroup Djuwita Perkasa akhirnya terungkap di Rapat…
Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM…
This website uses cookies.