Categories: BISNIS

Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID

JAKARTA — Bagi sebagian besar orang Indonesia, mudik bukan sekadar berpindah dari kota tempat mencari rezeki ke kota tempat dibesarkan. Ia adalah perjalanan pulang yang sakral untuk menyambung silaturahmi dan menautkan kembali kenangan masa lalu. Rindu yang lama terpendam akhirnya bisa dilepaskan; kenangan yang lama tersimpan bisa diputar kembali sepanjang jalan pulang.

Di ruas jalan darat yang padat, stasiun yang riuh, dan terminal yang sarat koper, jutaan langkah didorong oleh hal yang sama: rindu dan kenangan. Namun sakralnya mudik kerap bersisian dengan realitas yang tak ringan—kepadatan arus, perjalanan panjang, dan ongkos transportasi yang membengkak, membuat sebagian keluarga perlu menghitung ulang rencana pulang.

Di sinilah moda transportasi yang aman, nyaman, sekaligus ramah di kantong menjadi penting. Ongkos yang lebih ringan memberi napas pada anggaran keluarga untuk berbagi rezeki kepada orang tua, sanak, dan tetangga di kampung.

Program mudik bareng gratis yang didukung Grup MIND ID hadir sebagai solusi. Inisiatif ini merupakan wujud kehadiran perusahaan untuk menghantarkan rindu para perantau kembali ke kampung halaman—lebih tenang, lebih aman, dan tanpa menambah beban biaya.

Pada Selasa (17/3/2026) di Gelora Bung Karno, canda tawa anak-anak bercampur dengan riuhnya aba-aba panitia dan alunan musik dari panggung pelepasan pemudik. Di antara barisan bus yang siap berangkat, Sri Yuniarti mengeratkan genggaman pada tangan putrinya yang hampir lulus sekolah dasar, sambil merapikan barang bawaan dan memasukkannya ke dalam bagasi.

Tak hanya pakaian, ia juga membawa penganan ringan sebagai buah tangan untuk orang tua dan saudara di Klaten.

Bagi Sri, pagi itu penuh suka cita. Matanya tak lagi terpaut pada gedung-gedung pencakar langit Jakarta; pikirannya sudah melesat pada rumah sederhana dan keluarga yang siap menyambut. Ia mengapresiasi konsistensi Grup MIND ID memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan agar dapat mudik secara gratis.

Menurutnya, penyelenggaraan yang rapi dan nyaman membuat perjalanan terasa lebih tenang. Sri dan keluarganya dibekali perlengkapan perjalanan seperti kaos, topi, bantal leher, goodie bag, obat-obatan, serta konsumsi selama di perjalanan.

“Saya sudah tiga tahun ikut dan saya senang sekali. Pelayanannya bagus, semuanya bagus pokoknya. Kami juga merasa ringan, merasa senang bareng MIND ID,” kata Sri.

Di kesempatan lain, Fikro yang berprofesi sebagai pekerja housekeeping di Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM tampak tergesa-gesa mengejar bus yang ditumpanginya.

Rindu bertemu keluarga terlihat jelas saat ia dan rekan-rekannya merapikan barang untuk segera naik. Fikro menyampaikan apresiasi kepada MIND ID yang terus konsisten mendukung program mudik bareng. Bukan hanya menyediakan transportasi, fasilitasnya lengkap dan terasa manfaatnya.

“Saya harap MIND ID terus maju, sehingga program seperti ini terus diselenggarakan dan lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan manfaat mudik bareng,” pungkasnya.

Adapun Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) bersama Anggota Grup—ANTAM, Bukit Asam, INALUM, TIMAH, dan Vale Indonesia—mendukung pelaksanaan Program Mudik Bersama 2026. Secara total, Grup MIND ID memberangkatkan 1.700 pemudik menggunakan 28 bus dan 4 kapal sebagai bentuk komitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan hemat bagi masyarakat.

Di tengah hiruk-pikuk arus mudik, pengalaman seperti milik Sri dan Fikro mengingatkan bahwa pulang tidak harus terasa berat. Dengan dukungan yang tepat, mudik bisa menjadi lebih ringan—dan rindu pun sampai ke tujuan dengan lebih tenang.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Polisi Bantu Imigrasi Ungkap Kasus Scam Trading Libatkan 210 WNA di Apartemen Batam

BATAM - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau(Kapolda Kepri), Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan bahwa tim…

7 menit ago

Imigrasi Dalami Keterlibatan WNI di Kasus Scammer Trading di Apartemen Batam

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…

5 jam ago

Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas

Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…

7 jam ago

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

24 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

1 hari ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

1 hari ago

This website uses cookies.