Takashi Murakami, "Wouldn't It Be Nice If We Could Do Such a Thing" (2017), THE DORAEMON EXHIBITION SINGAPORE 2022 ©Fujiko-Pro / Foto oleh: National Museum of Singapore.
Kisah masa lalu dan masa depan, Anda dapat mengeksplorasi kisah Doraemon yang selalu digemari oleh banyak orang di seluruh dunia lewat pameran ilustrasi “manga” orisinal, karya seni kontemporer, serta kuliner bertema khusus dan suvenir
SINGAPURA – Pada 5 November, pameran Doraemon pertama di luar Jepang, dipersembahkan oleh LEYOUKI serta didukung NMS dan DFW Creative Pte. Ltd., menampilkan salah satu karakter asal Jepang yang paling digemari dalam bentuk manga, dan kisahnya yang menyentuh penggemar secara lintasgenerasi di seluruh dunia.
Pameran yang digelar di sejumlah lokasi ini mengeksplorasi masa lalu, masa kini, dan masa depan Doraemon lewat pergelaran seni kontemporer, pameran yang memperlihatkan gambar dan sketsa asli Fujiko F. Fujio, kafe bertema Doraemon, serta suvenir edisi terbatas yang mengajak pengunjung menciptakan kenangan baru bersama karakter manga Jepang yang ikonis tersebut.
Banyak orang tumbuh besar bersama Doraemon dan masih menggemarinya.
MANGA DORAEMON Original Drawings Exhibition ©Fujiko-Pro / Foto oleh: National Museum of Singapore
“Kami merayakan karakter yang sangat dicintai secara lintaswilayah dan lintasgenerasi ini lewat “The Doraemon Exhibition” yang pertama di Singapura. Kami berharap, pengunjung terinspirasi untuk mengawali perjalanan kreatifnya sendiri ketika bernostalgia bersama Doremon,” ujar Yuki Imamura, Director, LEYOUKI.
Mengenang asal mula Manga Doraemon
“The Doraemon Exhibition” akan menampilkan asal mula Doraemon sebagai karakter utama serial manga Jepang yang berawal pada Desember 1969. Setelah Doraemon tampil dalam format anime dan film, Fujiko F. Fujio, nama pena artis manga asal Jepang Hiroshi Fujimoto, semakin terkenal.
Pameran di Singapura ini juga menghadirkan sesi pameran eksklusif yang berjudul MANGA DORAEMON Original Drawings Exhibition, terdiri atas lebih dari 70 gambar dan sketsa mendiang Fujimoto. Untuk pertama kalinya, ilustrasi inventif dan karya awal dari kreator Doraemon diperlihatkan di luar Jepang.
Karya ilustrasi ini akan membawa pengunjung mengenang asal mula Doraemon dan para sahabatnya, serta kisah di balik beberapa barang ajaib Doraemon, seperti “Roti Pengingat” (Memory Bread) dan “Cermin Pembohong” (Lying Mirror).
Pengunjung juga dapat melihat reproduksi dari meja Fujimoto yang berada di ruang kerjanya, tempat dia membuat banyak gambar Doraemon, dilengkapi alat gambar, serta buku dan boneka.
Page: 1 2
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.