“Berkumpul dan berserikat itu, tidak boleh dengan tujuan untuk meruntuhkan seluruh tatatan yang kita punya, Makanya, kumpulan yang mau merusak Indonesia, kumpulan yang mau membubarkan Indonesia, ya harus dilarang,” tambah Yahya.
Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan bahaya intoleransi, radikalisme, dan terorisme, sebagai ancaman yang tidak selalu berasal dari paham agama, melainkan juga dari kecintaan yang berlebihan terhadap suatu daerah.
“Maka keliru kalau setiap kita mengangkat isu radikalisme, teorisme, dan intoleransi, itu pada agama. Saya punya data dari banyak kajian, bahwa radikalisme, intoleransi, dan terorisme, itu juga lahir dari banyak ideologi, ada yang lahir juga dari kedaerahan,” katanya./VOA
Page: 1 2
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi…
Bagi siapa saja yang mengamati pergerakan pasar keuangan, ada kalanya grafik harga terlihat bergerak tenang…
Creative market di Jakarta kini tidak lagi sekadar menjadi tempat berbelanja. Dalam beberapa tahun terakhir,…
KARIMUN: Meskipun belum melakukan aktivitas penambangan, PT.Tridaya Setya Lestari Sejahtera yang berada dibawah naungan Tridaya…
BATAM - Jaksa Penuntut Umum(JPU) menuntut mantan Direktur Utama PT Agrilindo Estate, Bowie Yoenathan dengan…
Sebanyak 50 siswa SMKN 6 Malang mengikuti kunjungan industri ke Telkom AI Center Malang untuk…
This website uses cookies.