Categories: BATAM

Nuryanto Nilai Pemko Gagal Tekan Harga Sembako

BATAM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Nuryanto, kritisi program sembako murah pemerintah kota (Pemko) Batam. Menurutnya program tersebut tidak bisa menekan stabilitas harga bahan pokok secara jangka panjang.

Nuryanto mengatakan bahwa sebenarnya program sembako murah yang dilakukan oleh pemerintah sudah cukup baik. Sayangnya program tersebut hanya sebatas menjawab masalah dalam jangka pendek atau kebutuhan sesaat.

“Saya melihat pemerintah Kota harus membuat program kebijakan yang kira-kira bisa menekan harga-harga kebutuhan pokok,” ujar pria yang akrab di sapa cak Nur di ruang kerjanya, Kamis (17/10/2019).

Kritik ini disampaikan Cak Nur usai pertemuan perwakilan organisasi pekerja dengan pimpinan DPRD Batam terkait kenaikan upah minimum kota (UMK) Batam 2020 mendatang.

Menurut Cak Nur, kesejahteraan hidup tidak hanya diukur dari seberapa besar penghasilan seseorang. Hal yang terpenting menurutnya bukanlah mengenai tingginya upah melainkan faktor kebutuhan pokok seseorang.

“Pemerintah tidak bisa menekan stabilitas harga bahan pokok,” tegas dia.

Untuk itu ia mengatakan bahwa pemerintah harus menekan harga kebutuhan pokok seperti sembako, transportasi serta kebutuhan pokok lainnya agar kebutuhan hidup masyarakat tidak terlalu tinggi.

“Jika pemerintah dapat menekan dan memperkecil harga satuannya, kebutuhan masyarakat tidak akan terlalu tinggi,” katanya yakin.

Dalam pertemuan dengan organisasi pekerja tersebut Cak Nur juga menghimbau kepada para pelaku usaha untuk mengikuti arahan dari dewan pengupahan soal besaran UMK 2020.

“Ikutilah arahan dan ketentuan yang berlaku. Kalau emang UMK jadi Rp 4,1 Juta semua pihak harus taat dan semua pihak harus melaksanakan itu,” pungkas Cak Nur.

 

 

 

 

Penulis: Jacob
Editor: Abidin

Sholihul Abidin - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional

BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk…

2 jam ago

Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…

10 jam ago

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Dju Seng Lanjut ke Pembuktian

BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…

12 jam ago

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

15 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

15 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

15 jam ago

This website uses cookies.