Categories: BATAM

Oknum Guru Cabul Ditangkap, KPPAD Kepri Minta Hukuman Diperberat

BATAM – Oknum guru Sekolah Dasar (SD) di kawasan Batam Center berinsial M akhirnya ditangkap Kepolisian karena diduga mencabuli siswi-siswinya. Kejadian ini mendapat tanggapan dari Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah Kepulauan Riau (KPPAD Kepri), Ery Syahrial.

Ery meminta agar hukuman terhadap oknum guru tersebut bisa diperberat. “Untuk pelaku guru ada hukumannya diperberat lagi dan ditambah sepertiga dari seperti biasanya. Karena guru harusnya melindungi anak, melindungi siswanya, malah justru guru yang melakukannya,”tegasnya kepada swarakepri.com, Jumat(6/9/2019) malam.

Dengan hukuman tersebut diharapkan ada efek jera untuk oknum guru tersebut, sehingga membuat guru-guru yang lain tidak melakukan tindakan tersebut.

“Mudah-mudahan ada efek jera, kemudian untuk guru-guru yang lain tidak melakukan hal yang serupa dan apalagi hal yang berbau pelecehan terhadap siswa,” jelasnya.

Ery mengatakan saat ini pihaknya fokus melakukan pengawasan terhadap proses hukum yang menjerat seorang oknum guru tersebut.

“Tugas kami melakukan advokasi awal, assesmen terhadap korban sudah kami lakukan, hingga pendampingan korban nanti sudah didampingi oleh P2TP2A Batam,” ujarnya kepada swarakepri.com, Jumat (6/9/2019) malam.

Menurutnya target KPPAD Kepri saat ini adalah mengawasi proses hukum yang berjalan sehingga sesuai dengan aturan yang ada.

“Target KPPAD Kepri adalah mengawasi proses hukum yang berjalan sehingga prosesi berjalan sesuai dengan aturan yang ada,”tegasnya.

Eri juga berharap agar penanganan kasus tersebut dipercepat prosesnya. “Kita minta kasus ini cepat prosesnya,”tegasnya.

Ditambahkan bahwa KPPAD Kepri juga terus melakukan upaya upaya pencegahan agar kasus seperti ini tidak terulang kembali di sekolah-sekolah lain.

“Guru itu rentan melakukan tindak kekerasan termasuk juga pelecehan seksual kepada anak. Kita akan terus lakukan upaya pencegahan,” pungkasnya.

 

 

Penulis : Shafix

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

11 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

16 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

17 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

18 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

18 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

18 jam ago

This website uses cookies.