Categories: BISNIS

Pastikan Angkutan Lebaran Tetap Andal, KAI Divre IV Tanjungkarang Catat Tren Pertumbuhan Penumpang di Masa Angkutan Lebaran Tahun 2021–2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang memastikan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Hingga akhir masa angkutan, KAI Divre IV Tanjungkarang mencatat total 87.846 pelanggan yang telah dilayani.

Capaian ini menjadi penutup yang positif sekaligus memperkuat posisi kereta api sebagai salah satu moda transportasi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas selama periode Lebaran.

Secara historis, jumlah penumpang Angkutan Lebaran di wilayah Divre IV Tanjungkarang menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan dalam enam tahun terakhir. Pada tahun 2021, jumlah penumpang tercatat sebanyak 1.309 pelanggan, angka tersebut relatif rendah karena pada periode tersebut mobilitas masyarakat masih dibatasi akibat pandemi COVID-19 serta adanya kebijakan pembatasan perjalanan. Pada tahun 2022, jumlah tersebut melonjak drastis menjadi 47.600 pelanggan seiring dengan meningkatnya aktivitas perjalanan.

Memasuki tahun 2023, jumlah penumpang tercatat sebesar 44.493 pelanggan, sedikit mengalami penyesuaian, sebelum kembali menunjukkan tren peningkatan pada 2024 menjadi 72.957 pelanggan. Puncak tertinggi terjadi pada tahun 2025 dengan total 89.610 pelanggan.

Sementara itu, pada Angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang mencapai 87.846 pelanggan atau hanya turun sekitar 1,97% dibandingkan tahun 2025. Meskipun demikian, angka tersebut tetap berada pada level tinggi dan mencerminkan stabilitas permintaan terhadap layanan kereta api.

Tren ini menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, KAI Divre IV Tanjungkarang berhasil menjaga konsistensi pertumbuhan sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat, bahkan setelah fase lonjakan signifikan pasca pemulihan mobilitas.

Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam memastikan kualitas layanan secara berkelanjutan.

“Kami memastikan Angkutan Lebaran 2026 berjalan dengan selamat, aman, dan nyaman. Konsistensi jumlah penumpang dalam beberapa tahun terakhir menjadi indikator kuat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kereta api terus terjaga,” ujar Zaki.

Ia menambahkan bahwa berbagai langkah strategis telah dilakukan untuk mendukung keberhasilan Angkutan Lebaran tahun ini, mulai dari peningkatan kesiapan sarana dan prasarana, penguatan pengawasan operasional, hingga optimalisasi pelayanan di stasiun dan selama perjalanan.

Selain itu, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi fokus utama, dengan memastikan seluruh petugas dalam kondisi prima dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilih transportasi publik yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

Dengan berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre IV Tanjungkarang akan terus melakukan evaluasi menyeluruh sebagai dasar untuk peningkatan layanan di masa mendatang. Perusahaan optimistis tren positif ini dapat terus dipertahankan seiring dengan penguatan kualitas layanan dan inovasi yang berkelanjutan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

BPR KS Gebrak Pasar Finansial Digital: Luncurkan SmartGrow dan SmartLoan Melalui Pengalaman Sinematik di Bandung

Simak keseruan peluncuran SmartGrow & SmartLoan BPR KS di Bandung! Nikmati bunga yang dibayarkan harian…

3 jam ago

Polisi Lidik Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Charisma School,Terlapor Diperiksa

BATAM - Penyelidikan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Pengelola Charisma School Batam(CSB) pada…

15 jam ago

PT JUP Melakukan Perawatan IPA Hutan Kota, Pelanggan Diimbau Menyiapkan Cadangan Air Selama Pasokan Terganggu

PAM JAYA menginformasikan kepada pelanggan bahwa akan dilakukan pekerjaan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan…

16 jam ago

Terjerat Kasus Sabu dan Liquid Vape, Amelia Agustina Dituntut 9 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

BATAM - Terdakwa kasus narkotika jenis sabu(Golongan I) 2,89 gram dan catridge vape(Golongan II) 12…

18 jam ago

BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantara

Bertepatan dengan peringatan Hari Pajak Nasional yang diperingati setiap 14 Juli, PT Bank Rakyat Indonesia…

19 jam ago

Terjerat Kasus 176 Gram Sabu, Neni Susanti Divonis 10 Tahun Penjara

BATAM - Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis 10 tahun penjara terhadap terdakwa Neni…

19 jam ago

This website uses cookies.