Categories: BOLAVoice Of America

Pasukan Israel Tembakkan Gas Air Mata di Pertandingan Sepak Bola, Palestina Protes ke FIFA

YERUSALEM – Pasukan Israel menembakkan gas air mata ke lapangan sepak bola saat paruh waktu pertandingan final yang dilangsungkan di Yerusalem Kamis lalu (30/3), demikian pernyataan pihak berwenang Palestina.

Pertandingan final itu mempertemukan tim sepak bola Markaz Balata dan Jabal Al Mukaber di Stadion Internasional Faisal Al-Husseini.

Insiden itu tidak menghentikan pertandingan, dan tim Jabar Al Mukaber yang berasal dari Yerusalem memenangkan pertandingan dengan skor 1-0.

Asosiasi Sepak Bola Palestina mengutuk penggunaan gas air mata itu di stadion sepak bola, dan mengatakan akan menyampaikan protes kepada FIFA./VOA

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Uji Resistance Baru, Simak Analisis Dupoin Futures

Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski…

13 menit ago

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi

PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…

5 jam ago

Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…

19 jam ago

Pendiri BioMom Swiluva Ma Jajaki Kolaborasi dengan Kemendukbangga untuk Cegah Stunting

Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…

19 jam ago

Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome

Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…

19 jam ago

Hadapi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan, Pemilik MC Homestay Tunjuk Tiga Pengacara

BATAM - Pemilik Mini & Coco Homestay, Marlina menunjuk tiga pengacara untuk menghadapi kasus dugaan…

20 jam ago

This website uses cookies.