Categories: Lingga

Pembangunan Tembok Penahan Tanah di Desa Marok Tua Belum Rampung

LINGGA – Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga yang menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2017 hingga kini belum rampung.

Hal ini diungkapkan salah seorang warga Desa Marok Tua yang tidak bersedia namanya dipublikasikan. Ia mengatakan bahwa pembangunan tembok penahan tanah di Lokasi RT 01/RW 03 Dusun 01 Desa Marok Tua dengan anggaran Rp 60 Juta tersebut belum rampung.

“Untuk lebih mendetailnya berapa anggaran dan volumenya konfirmasi saja ke anggota BPD Desa Marok Tua,” ujarnya pada Sabtu(19/5/2018).

Yanto, anggota BPD Desa Marok Tua ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pekerjaan pembangunan tembok penahan tanah Desa Marok Tua belum rampung.

“Nanti saya tanya tim pengelola kegiatan(TPK) mengenai pekerjaan dan persentase, karena di tahap pertama dana itu sudah habis. Saya tidak mengetahui sekarang mendapatkan anggaran dari mana lagi,” jelasnya lewat sambungan telepon.

Sementara itu Kepala Desa Marok Tua, Saparudin saat di konfirmasi mengatakan bahwa pembangunan proyek tersebut terkendala tenaga tukang.

“Terbenturnya pengerjaan hanya di tukang saja, soalnya tukang dari Dabo. Untuk material dana semuanya ada,” jelasnya.

Menurutnya persentase pengerjaan proyek tersebut sudah mencapai 70 persen. “Sekarang sudah 70 persen, untuk lebih jelas konfirmasi ke Sekdes,” tambahnya.

Sekdes Marok Tua, Andy mengaku tidak ada masalah dalam pengerjaan pembangunan Tembok Penahan Tanah tersebut.

“Tidak ada masalah dalam pengerjaan, tanggal 26 minggu depan pekerjaan sudah selesai, terlambatnya karena air laut besar,” ucapnya.

 

 

Penulis : Ruslan

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

2 menit ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

3 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

5 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

6 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

6 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

7 jam ago

This website uses cookies.