BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) perihal pendistribusian sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (22/7/2020).
Distribusi sembako yang dimaksud yakni bantuan sembako tahap ke empat dari pemerintah untuk masyarakat. Untuk tahap ini merupakan bantuan dari BP Batam. Kolaborasi Pemko Batam dan BP Batam ini dimaksudkan agar penyaluran dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi.
Deputi 1 Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Wahjoe Triwidijo Kuncoro mengatakan, bantuan tersebut akan disalurkan akhir Juli hingga Agustus mendatang, dengan total 284.223 paket sembako.
“Pendistribusian kami rencanakan akhir Juli empat kecamatan sedangkan delapan kecamatan lainnya pada Agustus,” ucap dia.
Ia mengungkapkan kolaborasi dengan Pemko Batam dipandang perlu mengingat Pemko Batam memiliki sumber daya hingga ke RTRW yang notabenenya berkaitan langsung dengan masyarakat.
“Sehingga kami harap proses distribusi berjalan dengan lancar, juga sesuai dengan tata kelola dan peraturan perundangan yang berlaku,” harap dia.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid menyebutkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 merupakan salah satu amanat Presiden Joko Widodo, selain bidang kesehatan juga pemulihan ekonomi.
Bantuan sembako kali ini, secara akumulatif, merupakan bantuan sembako tahap ke empat dari pemerintah untuk masyarakat Batam. Sebelumnya, bantuan tahap pertama dan kedua dari Pemko Batam sudah dilaksanakan pada bulan April-Mei lalu. Sedangkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri juga sudah tersalurkan beberapa waktu lalu.
“Bantuan-bantuan ini artinya perhatian pemerintah untuk masyarakat begitu luar biasa,” terang Jefridin.
Pihaknya menyampaikan terimakasih atas partisipasi BP Batam ikut serta membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Selanjutnya, Pemko Batam akan membicarakan lebih lanjut teknis pendistribusian ke masyarakat.
“Jumat pagi kami akan rapat dengan camat dan lurah. Secara umum, teknisnya tidak jauh beda dengan pendistribusian sebelumnya,” pungkasnya.(red)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung kembali mengimbau seluruh pengguna jalan untuk…
Pemetaan lahan di perkebunan kelapa sawit skala besar menghadapi tantangan teknis yang tidak bisa diselesaikan…
Bagi sebagian warga, layanan air perpipaan adalah hal yang mudah didapat. Namun bagi warga RT…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan…
Pasar keuangan global tidak pernah bergerak dalam garis lurus, melainkan terus berfluktuasi berdasarkan persepsi kolektif…
Jakarta — Sebanyak 30 hakim dan aparatur peradilan Indonesia mengikuti program pelatihan intensif di National Judicial Academy (NJA),…
This website uses cookies.