LINGGA– Pemerintah Kabupaten Lingga memberhentikan ratusan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Tenaga Harian Lepas (THL) Kabupaten Lingga. Kebijakan ini menuai kontroversi di tengah masyarakat.
Bupati Lingga, M.Nizar menegaskan bahwa pemberhentian PTT dan THL ini sudah menjadi keputusan.
“Saya tidak mau berkomentar panjang lebar, barangkali itu sudah menjadi keputusan,” kata Nizar pada Sabtu (5/6/2021).
Menurut Nizar, berdasarkan keputusan pemberhentian PTT dan THL tersebut pasti ada sebab dan akibatnya.
“Seperti contoh di Dinas Lingkungan Hidup terkait kebersihan itukan tidak semuanya diberhentikan. Tentunya Dinas teknis bisa mengatur itu dengan tenaga yang masih ada,” jelas Nizar
Nizar juga menegaskan, tidak mungkin dari yang keluar sekian dan yang masih aktif mau membiarkan sampah berserakan.
“Kan tidak mungkin yang diberhentikan sekian dan yg masih aktif mau membiarkan sampah berserak. Brarti main-main OPD nya itu,” ungkapnya
Namun berdasarkan sebab dan akibat itu tentu, pihaknya akan bicara dengan internal dan mencari solusi terbaiknya.
“Dari sebab dan akibat itu, tentu saya akan bicara dengan internal nanti dan mencari solusinya,” tuturnya./Ruslan
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…
This website uses cookies.
View Comments