Lion Air JT 029 tidak ada Izin Terbang
BATAM – swarakepri.com : Ratusan penumpang pesawat Lion Air JT 029 tujuan Denpasar -Jakarta terlantar di bandara internasional Ngurah Rai Bali dikarenakan pesawat tersebut belum memperoleh izin terbang dari otoritas bandara.
Para penumpang sebelumnya sudah sempat memasuki pesawat lalu kemudian delay selama setengah jam. Bukannya berangkat, penumpang kemudian justru disuruh turun dari pesawat karena belum ada izin terbang.
“Jadwal keberangkatan seharusnya pukul 11.50 WITA. Setelah penumpang diturunkan, petugas mengatakan akan diberangkatkan pukul 15.00, tapi tetap tidak bisa berangkat,” ujar salah satu penumpang bernama Rini kepada swarakepri.com, siang ini,Minggu(15/2/2015) lewat BlackBerry Massanger.
Karena gagal berangkat pada pukul 15.00 WITA, puluhan penumpang kemudian melakukan protes kepada petugas Lion Air yang ada Bandara.
“Petugas tidak bisa kasih info apa-apa, akhirnya penumpang berusaha menemui pihak managemen,” jelasnya.
Ia mengatakan informasi terbaru yang diperoleh dari managemen Lion Air, para penumpang akan diberikan ganti rugi senilai Rp 300 ribu dan akan diberangkatkan pada pukul 17.00 WITA.
Saat berita ini diunggah, para penumpang masih menunggu sambil duduk lesehan di bandara Ngurah Rai untuk diberangkatkan dari Denpasar ke Jakarta. (red/rn)
PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…
Libur panjang sering dianggap sebagai periode yang menguntungkan bagi pelaku usaha. Aktivitas masyarakat meningkat, pusat…
BATAM – Sebuah perusahaan manufaktur asal Tiongkok tengah menjadi sorotan publik akibat pemberlakuan jam kerja…
Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara…
Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan…
BATAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah menegaskan bahwa PT Kerabat Budi…
This website uses cookies.