Di sisi lain, masih ada banyak pekerjaan rumah yang belum selesai dalam menyelesaikan permasalahan anak di Kepri yaitu kasus kekerasan terhadap anak cenderung meningkat, perkawinan anak cenderung meningkat 2 tahun terkahir dan anak yang bermasalah dengan hukum (ABH).
Meski demikian, seiring dengan berbagai upaya yang Pemprov Kepri lakukan dalam menangani permasalahan-permasalahan tersebut. Provinsi Kepulauan Riau berhasil 2 kali meraih penghargaan PROVILA (Pelopor Provinsi Layak Anak) dan Tahun 2022 ini merupakan penghargaan PROVILA yang ke-3. Penghargaan PROVILA ini diberikan kepada Provinsi yang dianggap berhasil dalam menggerakkan Kabupaten/Kota untuk menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).
Tentunya penghargaan ini menjadi pemicu semangat dan optimisme bagi seluruh elemen Pemerintah dan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau untuk terus memberikan anak-anak Kepri tempat terbaik untuk tumbuh dan berkembang sebagai bekal mereka menjadi pemegang tongkat estafet negara Indonesia di masa depan./Humas Pemprov Kepri
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan…
Di tengah maraknya pelatihan yang minim dampak dan kualitas trainer yang belum merata, Puguh Dwi…
This website uses cookies.