BATAM-Permohonan pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Batam alami penurunan sebanyak 15 persen dalam tiga minggu terakhir.
Hal ini diungkapkan oleh Kabid Dokjal Intalkim Imigrasi kelas 1 Batam, Guntur kepada swarakepri di Media Center Kantor Imigrasi Batam, Batam Center, Senin (16/3/2020) siang.
“Iya mengalami penurunan lebih kurang 10 sampai 15 persen. Minggu ke 4 Februari itu sebanyak 2.168 permohonan, Minggu pertama Maret sebanyak 2.121 permohonan, Minggu kedua sebanyak 1.871 permohonan. Jadi kalau kita lihat setiap minggunya itu ada sekitar 100 atau 200 permohonan Paspor yang berkurang,” ujarnya.
Di sisi yang lain, Guntur mengungkapan untuk izin tinggal warga negara asing (WNA) di Kota Batam mengalami peningkatan.
Kata dia, ada sebanyak 81 pemohon izin tinggal di Batam dan semua pemohonnya merupakan warga negara China.
“Sampai saat ini 81 pemohon itu semuanya warga negara China. Izin tinggal mereka itu variatif ada yang izin tinggal terbatas, ada izin tinggal kunjungan, ada juga yang izin tinggal wisata,” ungkapnya.
Menurutnya, permohonan izin tinggal ini terjadi lantaran pada saat mereka (WNA China) masuk ke Batam kemudian muncul bencana (Covid-19) di negaranya. Sehingga mereka tidak bisa keluar dari Indonesia.
“Karena mereka tida bisa keluar maka diberikanlah izin tinggal darurat,” pungkasnya.
(shafix)
Dalam upaya meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan kemampuan pengambilan keputusan berbasis data, BRI Region 6 menyelenggarakan…
Momen libur akhir pekan yang dilanjutkan dengan libur nasional Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis 6 tahun penjara dan denda Rp1…
Merayakan 60 tahun perjalanan sang pahlawan legendaris, Ultraman hadir di Mall of Indonesia dari 12…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat efisiensi operasional di tengah tantangan industri pembiayaan…
Solusi digital end-to-end yang membantu pemerintah daerah dan institusi pendidikan mengelola proses penerimaan secara lebih…
This website uses cookies.