Menurut Ansar, di sisi lain, pandemi Covid-19 memberikan banyak hikmah pembelajaran, salah satunya Metode pembelajaran berbasis teknologi.
“Termasuk pembelajaran secara daring ini menjadi suatu hal yang harus kita adaptasikan dan kembangkan. Secara tidak langsung kita memicu kreativitas dan inovasi semua pihak berupaya mempersiapkan generasi dan daerah yang lebih maju” ungkapnya.
Ansar berpesan bahwa menjadi mahasiswa artinya memasuki fase kehidupan baru dalam membentuk jati diri sebagai manusia seutuhnya melalui pendidikan tinggi. Pendidikan adalah kunci solusi atas krisis pembelajaran dan berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa.
“Mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan, dan penggerak untuk menghasilkan berbagai solusi untuk bangsa. Mari kita ubah paradigma belajar di perguruan tinggi menjadi kuliah untuk belajar. Belajar bagaimana bisa berkarya atau bekerja di berbagai bidang, bukan hanya sekadar kuliah untuk bekerja” pesannya.
Dalam kesempatan itu Ansar juga menghimbau kepada peserta agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan serta mendukung dan menyukseskan vaksinasi baik pada lansia, dewasa maupun pelajar./Humas Pemprov Kepri
Page: 1 2
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
This website uses cookies.