Categories: BISNIS

Pin Prioritas LRT Jabodebek Jadi Instrumen Atur Hak Pengguna Rentan di Ruang Publik

KAI memperkenalkan program pin prioritas untuk pengguna LRT Jabodebek dengan kebutuhan khusus, seperti ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas, untuk meningkatkan layanan yang lebih inklusif.

PT Kereta Api Indonesia menerapkan program pin bagi pengguna LRT Jabodebek sebagai bagian dari penguatan layanan transportasi publik yang inklusif. Pin ini digunakan sebagai penanda hak prioritas bagi pengguna dengan kebutuhan tertentu, tidak hanya untuk tempat duduk, tetapi juga dalam akses ruang, antrean, dan interaksi di dalam kereta.

Sejak diperkenalkan pada 12 Januari 2026, program tersebut mulai digunakan secara aktif oleh masyarakat. Dalam periode 12–20 Januari 2026, tercatat 179 pin prioritas telah dimanfaatkan pengguna LRT Jabodebek, terdiri dari 97 ibu hamil, 2 pendamping balita, 14 lansia, dan 66 penyandang disabilitas.

Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan layanan prioritas hadir secara nyata dalam perjalanan harian pengguna LRT Jabodebek, seiring meningkatnya intensitas mobilitas perkotaan yang mempertemukan pengguna dengan kondisi fisik dan kebutuhan yang beragam dalam satu ruang perjalanan.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pin prioritas berfungsi sebagai penanda non-verbal untuk mengatur interaksi sosial pada transportasi publik. Hal ini juga mencerminkan karakter LRT Jabodebek sebagai transportasi publik yang digunakan bersama oleh pengguna dengan kondisi yang beragam.

“Transportasi publik adalah ruang bersama. Dalam kondisi padat, perbedaan kebutuhan sering kali sulit dikenali dan bisa memicu ketidaknyamanan. Pin menjadi alat bantu sederhana agar kebutuhan prioritas tersebut dapat dikenali secara lebih jelas oleh sesama pengguna dan petugas,” ujarnya.

KAI mengimbau masyarakat untuk menggunakan pin prioritas sesuai peruntukannya serta memberikan ruang kepada pengguna dengan kebutuhan khusus. Keberhasilan sistem transportasi publik tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kesadaran kolektif pengguna dalam berbagi ruang secara tertib dan saling menghormati.

Program pin prioritas ini menjadi bagian dari upaya KAI dalam menghadirkan layanan LRT Jabodebek yang inklusif, tertib, dan ramah bagi semua kalangan, baik pengguna reguler maupun pengguna prioritas, seiring meningkatnya peran transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat Jabodebek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Rapat Kerja Bersama Komisi V DPR RI, Menteri PU Paparkan Progres Penanganan Bencana di Sumatera

JAKARTA, Januari 2026 – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama…

4 jam ago

Harga Emas Masih Kuat, Tren Kenaikan Berlanjut di Tengah Tekanan Global

Pergerakan harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam jalur penguatan,…

5 jam ago

Holding PTPN III (Persero) Perkuat Pengendalian Persediaan CPO melalui Stock Opname di KPBN Dumai

Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui PT KPBN melaksanakan kegiatan stock opname…

15 jam ago

Bittime Tanggapi Drama Pasar Aset Kripto, Ingatkan Pentingnya Literasi dan Strategi Investasi Berkelanjutan

Pasar aset kripto global terpantau tengah berada dalam posisi yang rawan menjelang akhir bulan Januari…

15 jam ago

Pelabuhan Parepare Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru

Parepare, Januari 2026 - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Parepare memastikan seluruh layanan terminal…

17 jam ago

Lokasoka Gandeng Ratusan UMKM Wujudkan Souvenir Bernilai dan Bermakna

Lokasoka memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan menggandeng ratusan UMKM lokal untuk menghadirkan koleksi hampers…

19 jam ago

This website uses cookies.