Pleno KPU Batam tinggal Menyisakan Batam Kota
BATAM – swarakepri.com : Dua orang saksi yakni saksi Partai Demokrat dan saksi Partai Amanat Nasional(PAN) nyaris adu jotos saat pleno rekapitulasi perolehan suara di KPU Batam sedang diskors, sore ini, Rabu(23/4/2014).
Kejadian ini berawal ketika rapat pleno diskors untuk memberikan waktu kepada saksi dari partai untuk melakukan lobi untuk menyelesikan permasalahan rekapitulasi suara untuk Kecamatan Batam Kota yang sempat diperdebatkan oleh para saksi, KPU dan Panwaslu Batam.
Dari pantauan awak media ini dilapangan, saat melakukan lobi kedua saksi ini berselisih faham hingga terjadi adu mulut. Perselisihan memuncak seusai kedua saksi ini menandatangani kesepakatan bersama terkait tata cara rekapitulasi suara di Kecamatan Batam Kota.
Sesuai menandatangai kesepakatan bersama tersebut keduanya kembali adu mulut hingga sempat mengeluarkan teriakan yang akhirnya sempat membuat suasana menjadi ricuh.
Melihat situasi sudah mulai ricuh, aparat kepolisian yang berjaga langsung mengamankan situasi dan langsung memisahkan kedua saksi yang sudah emosi tersebut.
Saat berita ini diunggah, rapat pleno rekapitulasi suara KPU Batam sedang diskors sampai pukul 19.00 WIB untuk kemudian dilanjutkan dengan penghitungan suara dari Kecamatan Batam Kota. (redaksi)
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
This website uses cookies.