Categories: BATAM

Polda Kepri Ajak Mahasiswa Jadi Agen Pemersatu Bangsa

BATAM – Kepolisian Daerah(Polda) Kepri melalui Sat Brimob Polda Kepri, AKBP Bambang Wiji Asmoro memberikan pemahaman tentang radikalisme kepada mahasiswa Universitas Putera Batam (UPB) yang sedang menjalani P2K di Kampus Tembesi UPB, Batuaji, Batam, Jumat (13/9/2019).

“Radikal adalah afeksi atau perasaan yang positif terhadap segala sesuatu yang bersifat ekstrim sampai ke akar-akarnya, sikap yang radikal akan mendorong prilaku individu untuk membela secara mati-matian mengenai suatu kepercayaan, keyakinan, agama atau ideologi yang dianutnya,” jelas Bambang.

Ia menjelaskan, seseorang bisa menjadi radikal karena banyaknya orang yang kurang paham atas ajaran agama yang seutuhnya.

“Kenapa seseorang bisa menjadi radikal, karena banyak dari kita yang hanya belajar agama sepotong-sepotong, saya harapkan teman-teman disini agar bisa lebih dalam lagi dalam belajar agamanya, agar teman-teman tidak mudah diracuni pemahaman-pemahaman radikal,” ujarnya.

Dikatakan bahwa hasil penelitian di tahun 2017, pemahaman radikal banyak ditanamkan kepada mahasiswa dan mahasiswi yang aktif dalam kegiatan keorganisasian di Kampus.

“Hasil penelitian kami tahun 2017, pemahaman radikal ini banyak disasarkan kepada mahasiswa atau mahasiswi yang aktif dalam keorganisasian. Pesan saya agar bisa memilah mana yang baik atau mana yang buruk dalam berorganisasi kepada teman-teman disini semuanya,” harapnya.

Bambang mengajak mahasiswa dan mahasiswi UPB menjadi agen pemersatu Bangsa Indonesia.

“Harapan kita mahasiswa dan mahasiswi UPB bisa menjadi agen pemersatu Bangsa terutama berada ditengah-tengah fenomena disintergrasi bangsa yang ada suku, agama dan sebagainya,” ujarnya.

“Dengan adanya materi dan penanaman nilai-nilai dasar yang kami sampaikan minimal mereka bisa menjadi pemersatu tidak menjadi agen pemecah belah bangsa,” pungkasnya.

 

 

Penulis : Shafix

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

12 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

16 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

18 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

19 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

19 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

19 jam ago

This website uses cookies.