BATAM – Kepolisian Daerah Kepulaun Riau menerima Kunjungan Kerja Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI di Mapolda Kepri pada Kamis (22/8/2019), sekira pukul 13.00 WIB.
Kehadiran Tim MKD disambut oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto bersama Kajati Kepri Edy Berto dan Pejabat Utama Polda Kepri serta Pejabat Utama Kejati Kepri.
Dalam Kunjer tersebut Kapolda Kepri menyambut baik atas kehadiran Tim MKD DPR RI di Polda Kepri dan sebagai informasi kepada Tim Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI bahwa, Keberadaan Polda Kepri sudah 14 Tahun, dari keluarnya UU no 25 tahun 2002 yang ditandatangani oleh Presiden ke-5, Megawati Soekarno Putri tentang dibentuknya Provinsi Kepulauan Riau, 3 tahun kemudian dibentuklah Polda Persiapan Kepri sebagai Kapolda Pertama yaitu Kombes Anton Bahrul Alam, dan sampai saat ini sudah Kapolda yang ke-12 di Kepri.
Selanjutnya Provinsi Kepri pada saat Pemilu yang lalu diindikasikan memiliki tingkat kerawanan yang tingggi, namun berkat kerja sama semua pihak, sinergitas dan soliditas TNI/Polri, FKPD dengan didukung oleh seluruh masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kepri aman, damai dan kondusif dan berhasil menurunkan peringkat kerawanan yang sebelumnya di urutan ke-5 sebagai daerah rawan konflik Pemilu menjadi peringkat ke-29.
Dalam kesempatan tersebut Kajati Kepri menyampaikan bahwa untuk perkara di Kepri yang terbanyak diselesaikan adalah 10% perkara Narkoba, di dalam penegakan hukum rata-rata semua perkara dapat terselesaikan.
Berikutnya Ketua TIM Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI menyampaikan selain melaksanakan tugas di Provinsi Kepri, juga menjalin Silaturahmi dan sekaligus sosialisasi tentang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI serta untuk membangun komunikasi dengan para penegak hukum di Provinsi Kepri.
Tujuan MKD ini adalah Menjaga serta menegakan kehormatan dan keluhuran martabat DPR sesuai dengan pasal 119 UU No. 2 Tahun 2018 tentang perubahan kedua atas UU 17/2014 tentang MD3, dan untuk tugas dan wewenang MKD yang sesuai dengan Pasal 121 A, Pasal 122, Pasal 122A UU No. 2 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua Atas UU No.17/2014 Tentang MD3 adalah, menyelidiki perkara pengaduan dan perkara tanpa pengaduan, berikutnya memeriksa, mengadili dan memutuskan perkara pengaduan dan perkara tanpa pengaduan, menghentikan penyelidikan, menerima permohonan peninjauan kembali perkara dan melakukan kerjasama dengan lembaga lain.
Humas Polda Kepri
Dari wilayah perkotaan hingga kawasan penyangga pertumbuhan ekonomi, kebutuhan akan konektivitas yang andal terus meningkat…
Tren hospitality Indonesia 2026 semakin dipengaruhi oleh meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara serta perubahan ekspektasi para…
Dalam Forum Ekonomi Internasional "Rusia–Dunia Islam: KazanForum" tanggal 12-17 May 2026, Positive Technologies, pemimpin industri…
Mencari kebutuhan rumah sering kali membutuhkan waktu lebih karena pelanggan harus berpindah dari satu toko…
KAI Logistik kembali menorehkan prestasi melalui pengakuan atas komitmennya dalam menjalankan program tanggung jawab sosial…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) mencatatkan kinerja operasional yang positif di awal Tahun 2026.…
This website uses cookies.