Categories: BATAM

Polemik Jual Beli Kavling di Punggur, Warga Minta Aset PT. PGS Jadi Jaminan

BATAM – Puluhan warga yang membeli Kavling View Indah Punggur kembali menggelar pertemuan membahas pengembalian uang mereka oleh PT PGS. Warga melakukan pertemuan di lokasi Kavling yang berada di Teluk Lengung, Punggur, Batam, Minggu(8/9/2019) sore.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa surat pernyataan yang disodorkan warga sesuai hasil pertemuan tanggal 1 September 2019 lalu belum ditandatangani pihak perusahaan.

Riki, perwakilan warga mengatakan bahwa dalam surat pernyataan itu warga meminta pihak perusahaan mengembalikan uang warga dalam waktu 2 minggu, tapi pihak perusahaan tidak menyanggupi dan meminta waktu 3 bulan.

“Warga menolak waktu 3 bulan yang ditawarkan perusahaan,” jelasnya Riki.

Baca Juga  : Kavling di Punggur Bermasalah, PT. PGS Diminta Kembalikan Uang Warga

Menindaklanjuti hal tersebut, Riki menjelaskan bahwa warga bersepakat untuk meminta aset perusahaan sebagai jaminan pengembalian uang pembelian kavling View Indah Punggur.

“Besok kita akan pergi ke kantor Notaris yang ada di Pasir Putih untuk meminta sertifikat aset perusahaan sebagai jaminan atas uang kavling yang telah kami bayar,” ujarnya.

Riki mengungkapkan, total kerugian warga yang sudah dihitung sekitar Rp 1,5 Miliar dari pembelian sekitar 200 kavling.

“Sudah kita data, total warga yang telah melaporkan kurang lebih ada 200 kavling dengan total kerugian warga ada Rp 1,5 Miliar,” tambahnya.

Kata dia, warga akan terus berjuang agar uang mereka segera dikembalikan 100 persen oleh pihak perusahaan.

“Fokus kita hanya untuk mengembalikan uang warga 100 persen, akan kita kawal terus ini sampai betul-betul kembali,”tegasnya.

Hingga berita ini kembali diunggah, tim redaksi swarakepri.com belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari pihak perusahaan PT.PGS terkait proses pengembalian uang pembelian kavling kepada warga.

 

 

Penulis : Shafix

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kinerja Stabil, Metland Perluas Ekspansi di Sulawesi Utara

PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…

6 jam ago

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

Libur panjang sering dianggap sebagai periode yang menguntungkan bagi pelaku usaha. Aktivitas masyarakat meningkat, pusat…

7 jam ago

Publik Mulai Sorot Perusahaan Asal Tiongkok di Batam, Diduga Langgar UU Ketenagakerjaan

BATAM – Sebuah perusahaan manufaktur asal Tiongkok tengah menjadi sorotan publik akibat pemberlakuan jam kerja…

7 jam ago

SUCOFINDO Tebar Semangat Berbagi melalui Penyembelihan Kurban Serentak di Seluruh Indonesia

Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara…

7 jam ago

Pererat Kebersamaan, Manajemen BRI Region 6 Gelar Jogging Bersama di Kawasan TMII

Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan…

7 jam ago

Bapenda Sebut Cut and Fill PT. KBM di Kawasan Jembatan 1 Barelang Sudah Lunas Pajak MBLB

BATAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah menegaskan bahwa PT Kerabat Budi…

8 jam ago

This website uses cookies.