Moody kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, menghentikan penyebaran isu SARA, serta bergandeng tangan membangun Batam sebagai kota yang aman, damai, dan inklusif.
Sebagai rumah bersama, sambung Moody, Batam menuntut komitmen seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat toleransi dan persatuan. Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung, menjadi pengingat bahwa setiap insan wajib menghormati nilai, adat, dan keberagaman yang hidup di tengah masyarakat Batam.
“Tidak ada ruang bagi sekat-sekat yang memecah belah, karena kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui semangat gotong royong dan persaudaraan. Dengan menjunjung nilai kebhinekaan dan kebijaksanaan, Batam akan terus tumbuh sebagai kota yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi semua,”ujarnya.
“Mari kita rawat keberagaman ini dengan bijak. Batam adalah rumah kita bersama, tanpa sekat dan tanpa perbedaan, Merdeka” tutupnya./IN
Page: 1 2
BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…
BATAM - Kantor Pelayanan Utama(KPU) Bea dan Cukai Tipe Batam telah menerbitkan Surat Persetujuan Pengeluaran…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Jakarta, April 2026 – Perubahan pola kerja dalam beberapa tahun terakhir mendorong banyak profesional untuk…
Kesadaran akan pentingnya kemandirian finansial telah mengalami pergeseran besar dalam beberapa tahun terakhir, terutama di…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi…
This website uses cookies.