Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa di depan kantor Wali Kota Batam
BATAM – Kepolisian Resort Kota(Polresta) Barelang menggelar simulasi pengamanan unjuk rasa yang melibatkan 650 personil di depan kantor Wali Kota Batam, Selasa(26/4/2016) pagi.
Kabag Ops Polresta Barelang, Kompol Deden Nurhidayatullah mengatakan, simulasi tersebut bertujuan untuk melatih dan meningkatkan skill personil dalam mengatasi aksi ujuk rasa yang bisa berpeluang anarkis di wilayah Kepulauan Riau khususnya Batam.
“Ini adalah kegiatan rutin, dan tidak hanya fokus pada aksi unjuk rasa saja, termasuk gerakan massa supaya tidak timbul anarkis di lapangan,” ujarnya kepada AMOK Group.
Deden mengatakan simulasi tersebut tidak ada kaitannya dengan peringatan May Day, melainkan latihan rutin semata.
Lanjutnya, simulasi latihan tidak hanya satu tempat, nantinya akan di adakan di seluruh wilayah Kepri, teruma Kota Batam yang sering menjadi langganan mengumpulnya aksi massa.
“Sekali lagi, ini bukan untuk menyongsong Mai Day. Kenapa kami pilih lokasi di Pemerintahan, karena di sini adalah tempat vitalnya,” terangnya.
Ia juga mengharapkan, masyarakat Kota Batam tidak menjadi panik apabila ada terjadi aksi massa. Pasalnya, semua personil yang bertugas sudah berkompeten di bidangnya masing-masing.
“Ada gabungan dari Polresta yakni Sabhara, Reskrim, Inteligen, Sabhara Polda Kepri, Polwan, Brimob, juga tim anti anarkis yang kita libatkan di sini,” jelasnya.
Meski demikian, Deden mengatakan aksi unjuk rasa di lapangan tidak bisa di prediksi apakah akan terjadi anarkis atau kondusif. Namun setidaknya simulasi latihan ini bisa meningkatkan ketrampilan dan mental seluruh personil.
“Kami akan terus tingkatkan skill personil di wilayah Kepri ini,” bebernya.
Dia juga mengharapkan, untuk koordinator aksi dilapangan, di minta untuk selalu menciptakan suasana yang aman, supaya masyarakat tidak menjadi panik.
“Kami harap teman-teman yang melakukan aksi juga bisa menjaga kondusifitas situasinya,” pungkasnya.
(red/dro)
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
This website uses cookies.