BATAM – swarakepri.com : Jajaran Kepolisian Sektor(Polsek) Belakang Padang berhasil membekuk HA alias OT, buronan kasus kepemilikan senjata api didapur arang Tanjung Sari, Belakang Padang, Batam beberapa waktu lalu.
HA alias OT menjadi buronan Kepolisian karena diduga terlibat pada kasus kepemilikan senjata api yang telah menjerat terpidana T. Ifan Saiful bin T. Nizam Azmi dan telah divonis Pengadilan Negeri Batam beberapa hari lalu.
Kanit Reskrim Polsek Belakang Padang, Aiptu Budi Santosa ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku HA alias OT.
“Benar, pelaku kita tangkap di dapur arang Tanjung Sari. Tadi pagi(Sabtu,red) pelaku sudah kita titip di rutan,“ jelas Budi kepada swarakepri.com, Sabtu(15/8/2015) siang di ruang kerjanya.
Budi mengatakan berkas perkara AH alias OT dalam waktu dekat akan dilimpahkan kepihak Kejaksaan Negeri Batam.
“SPDP sudah kita kirim. Minggu depan berkasnya akan kita kirimkan kepihak Kejaksaan,” tegasnya.
Untuk diketahui, terpidana kasus kepemilikan senjata T. Ifan Saiful bin T. Nizam Azmi divonis 1 tahun 6 bulan penjara di Pengadilan Negeri Batam karena terbukti melanggar pasal 1 ayat (1) UU DRT No. 12 tahun 1951.
Barang bukti dalam kasus tersebut yakni 1 (satu) pucuk Revolver CAL 38 Model 831 Intec Advance Edition 5831052555 Alfa Projbr Made in Czech Republik dan 4 butir amunisi aktif dan 1 butir selongsong. (red/rd)
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok…
Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK)…
Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperkirakan masih akan bergerak dalam tekanan pada…
This website uses cookies.