Pria di Filipina ini mungkin bisa dikatakan sebagai pria paling brutal di dunia. Lloyd Bagtong (21) dilaporkan dengan kejamnya memenggal seorang wanita, dan memakan otak wanita tersebut dengan nasi hanya karena wanita tersebut berbicara dengannya dengan bahasa Inggris. Sadis!
Dilansir Daily Mail, ia mengaku ke polisi bahwa ia memenggal kepalanya menggunakan alat kebun, dan menggunakan otaknya sebagai lauk nasi. Bagtong mengatakan, ia tidak bisa memahami wanita itu ketika dia berbicara dalam bahasa Inggris.
Kepala Polisi Talisayan, Kapten Maribeth Ramoga, mengatakan, “Itu mungkin membuat Bagtong kesal.”
Bagtong berhasil ditangkap, namun berusaha melarikan diri saat akan dipindah sel. Ia akhirnya ditembak mati petugas Filipina di Distrik Talisayan, Misamis Oriental.
Bangtong mendapat tiga tembakan, dua kali di dadanya dan satu kali di sisi tubuhnya. Petugas sempat melarikannya ke rumah sakit, tetapi dia dinyatakan tewas.
Tidak disebutkan identitas wanita yang menjadi korban Bagtong.
Sumber: Poskotanews.com
BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk…
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
This website uses cookies.