Pro-Kontra Kapal Selam Bertenaga Nuklir di Konferensi NPT

Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir atau NPT kembali dibahas pada konferensi peninjauan kesepuluh di kantor pusat PBB, New York. Tiongkok dan Indonesia mengangkat isu kapal selam bertenaga nuklir, dalam konferensi yang didominasi oleh ancaman nuklir Rusia ini. Berbeda dengan Indonesia yang tidak menyebut nama, Tiongkok secara tegas menuding pengembangan kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia oleh Pakta AUKUS, yakni AS, Inggris dan Australia, sebagai pelanggaran NPT.

 

Sumber: Voice of America

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Momentum Hardiknas, BRI Finance Permudah Akses Pembiayaan Pendidikan

Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei, perhatian terhadap akses dan kualitas pendidikan…

58 menit ago

Eazy Pasport Imigrasi Batam Layani Ratusan Permohonan Paspor di 4 Lokasi

BATAM – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam kembali mengadakan pelayanan paspor yang dekat…

1 jam ago

Menlu RI Sugiono Tiba di India untuk Hadiri BRICS FMM 2026

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono tiba di Bandara Internasional Indira Gandhi, New Delhi, India,…

2 jam ago

Hublife Jadi Tempat Favorit untuk Family Time di Tengah Kota

Di tengah rutinitas kota yang semakin dinamis, kebutuhan akan ruang yang nyaman untuk berkumpul bersama…

3 jam ago

Pengelolaan Komplain Pelanggan Jadi Lebih Terorganisir dengan Barantum

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis…

3 jam ago

Follow Up Pelanggan Lebih Cepat dengan Fitur Auto Dialer dari Barantum

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis…

4 jam ago

This website uses cookies.