Categories: BISNIS

Product Design Engineering: Jurusan Keren yang Gabungkan Desain & Teknik Sekaligus

Kalau kamu sering penasaran bagaimana sebuah produk hebat bisa tercipta dari nol sampai jadi barang nyata, ada jurusan kuliah yang sangat pas untukmu, lho! Product Design Engineering (PDE) namanya, dan kamu bisa temukan program studi ini di BINUS ASO School of Engineering.

Di jurusan ini, kamu tidak hanya akan belajar cara membuat desain yang terlihat keren. Justru, kamu juga akan dilatih menciptakan karya desain yang bisa diwujudkan secara teknis, fungsional, dan siap diproduksi. Lalu, setelah lulus kamu bisa jadi apa? Yuk, temukan jawabannya di sini!

Proses Pembelajaran Seru di Product Design Engineering BINUS ASO

Mungkin karena embel-embel desainnya, kita mengira jurusan ini cuma soal menggambar produk. Padahal, Product Design Engineering jauh lebih luas dari itu. Kita akan belajar bagaimana memahami kebutuhan manusia, menganalisis masalah, lalu merancang solusi dalam bentuk produk yang benar-benar berguna.

Di sepanjang perkuliahan, kita didorong untuk memahami proses desain dari awal, mulai dari ideation, riset pengguna, pemilihan material, hingga proses manufaktur. Serunya, proses pembelajaran di PDE sangat menekankan hands-on experience, jadi kita akan banyak project based learning

Bisa dibilang, rasanya seperti menjadi Tony Stark yang menciptakan Iron Man atau Shuri yang mengepalai bidang desain teknologi di Wakanda dalam film Black Panther. Selama berkuliah, kita akan dilatih menjadi seorang jenius perancang teknologi yang punya selera desain tinggi seperti mereka. Seru, kan?

Kurang jago menggambar? Kita tidak perlu pintar menggambar untuk masuk jurusan PDE. Skill tersebut akan dilatih seiring berjalannya perkuliahan, kok. Yang paling penting, kamu punya rasa ingin tahu tinggi dan kemauan untuk terus mencoba.

Gabungan Seni dan Engineering dalam Satu Jurusan

Integrasi Design dan teknologi lah yang membuat jurusan Product Design Engineering BINUS ASO School of Engineering itu unik banget. Jadi, selama berkuliah, kita akan belajar design dan engineering secara bersamaan. Di satu sisi kita diasah secara kreatif, dan di sisi lain kita dilatih berpikir secara teknis dan sistematis.

Konsep ini membuat mahasiswa PDE terbiasa melihat masalah dari berbagai sudut pandang, bukan hanya sebagai desainer atau engineer, tapi sebagai problem solver.

Selama empat tahun, perjalanan kita di Product Design Engineering akan dibangun secara bertahap. Di tahun pertama, kita akan belajar ilmu-ilmu dasar dalam bidang desain, sains, fisika, kalkulus, dan biologi.

Terus, masuk ke tahun berikutnya, kita bakal berkutat dengan pelajaran yang lebih teknis seperti teknologi manufaktur, desain mesin, seluk-beluk material, dan lain-lain. Semua ini penting supaya kita paham bagaimana sebuah produk bekerja secara struktural dan teknis.

Di saat yang bersamaan, kita akan mendalami ilmu programming, pengecekan kualitas mutu, dan berbagai hal lainnya yang dibutuhkan industri modern. Ya, termasuk teknologi desain yang sedang trending belakangan ini.

Pada akhirnya, semua skill yang sudah kita dapatkan dari kelas ilmu dasar, ilmu teknis, serta workshop praktik akan sangat terpakai saat kita harus membuat ide produk dan menciptakan prototipe nyata di tahun keempat berkuliah.

Prospek Karier Setelah Lulus

Lulusan Product Design Engineering punya fleksibilitas karier yang luas. Kita bisa bekerja sebagai product development engineer, industrial design engineer, human-centered designer, hingga menjadi peneliti di bidang research and development. Selain itu, kita juga dapat terjun ke bidang manufacturing system, quality engineering, atau bahkan memulai perusahaan sendiri.

Di industri, kita akan terlibat dalam proses pengembangan produk, mulai dari riset, desain, pengujian, hingga produksi. Skill yang sangat dibutuhkan antara lain problem solving, design thinking, kemampuan analisis teknik, komunikasi lintas tim, serta pemahaman manufaktur. Nah, semua keterampilan tersebut akan diasah selama kuliah Product Design Engineering, baik lewat mata kuliah, proyek, maupun kerja tim lintas disiplin.

 

Dengan pendekatan interdisipliner, hands-on experience, dan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri, Product Design Engineering BINUS ASO School of Engineering membentuk mahasiswa menjadi product innovator yang siap menghadapi industri global. Jadi, kamu bisa membuat produk yang terlihat indah sekaligus berdampak nyata untuk masyarakat.

Kalau kamu suka tantangan industri, senang menggabungkan kreativitas dan logika, serta ingin melihat ide berubah menjadi sesuatu yang nyata, jurusan ini sangatlah cocok untuk memulai perjalananmu. Yuk, kunjungi website program Product Design Engineering BINUS ASO untuk informasi lebih lanjut tentang cara bergabung!

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

16 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

20 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

22 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

23 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

23 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

23 jam ago

This website uses cookies.