Categories: DUNIA

Proyek PLTB CHN Energy di Afrika Selatan Tarik Perhatian Peserta BRICS Media Forum

JOHANNESBURG – BRICS Media Forum Keenam dibuka di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 19 Agustus lalu. Wang Min, Director, CHN Energy Investment Group, berbagi kisah tentang kerja sama Tiongkok-Afrika di sektor energi dalam sambutannya.

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) De Aar secara efektif mengatasi kelangkaan listrik di Afrika Selatan, menggerakkan pembangunan ekonomi lokal, serta berperan penting melestarikan lingkungan hidup di wilayah setempat.

Di acara ini, sekitar 200 utusan dari sekitar 100 media berita, lembaga kajian, dan organisasi internasional di 30 negara membahas tema “BRICS and Africa: Strengthening Media Dialogue for a Shared and Unbiased Future”. Tujuannya, membangun persahabatan BRICS yang bermutu tinggi, serta mengembangkan mekanisme BRICS.

CHN Energy, salah satu pemasok listrik terbesar di dunia, membangun dan mengelola proyek PLTB terbesar di Afrika Selatan, “De Aar Wind Power Project”.

PLTB ini memasok listrik bersih bagi 300.000 rumah setiap tahun. Lebih lagi, PLTB ini secara kreatif membangun model pertumbuhan ekonomi inklusif yang menyatukan proyek energi, perusahaan, masyarakat, dan lingkungan hidup. Bahkan, PLTB ini dianggap sebagai model kerja sama di sektor energi di kalangan negara BRICS.

Siyabonga Cyprian Cwele, Duta Besar Afrika Selatan untuk Tiongkok, menilai, negara BRICS aktif mengeksplorasi sejumlah cara guna mengubah metode produksi biasa menjadi produksi dan digitalisasi berteknologi canggih. Selama proses ini berlangsung, perusahaan asal Tiongkok memegang peran penting.

Meilleur Murindabigwi, CEO, IGIHE Ltd., media arus utama di Rwanda, menekankan, Afrika kini sangat memerlukan kerja sama dengan model tersebut. Hal ini disampaikan Murindabigwi ketika mengomentari proyek PLTB antara CHN Energy dan Afrika Selatan.

“Kerja sama energi Tiongkok-Afrika tidak hanya menutup kesenjangan energi setempat, namun juga mentransfer teknologi, serta membantu negara yang menjadi lokasi proyek dalam melatih tenaga profesional. Saya berharap, kerja sama energi tersebut semakin meluas di negara-negara Afrika,” jelasnya.

Menurut Christopher Mutsvangwa, Anggota Biro Politik, Komite Sentral Zimbabwe African National Union Patriotic Front (ZANU PF) sebagai partai penguasa, Sekretaris Bidang Informasi dan Publisitas ZANU PF, dan mantan Duta Besar Zimbabwe untuk Tiongkok, Zimbabwe membutuhkan dukungan CHN Energy untuk menggarap proyek energi bersih, serta memperluas kerja sama di sektor energi, termasuk ikut mengembangkan energi bersih demi mewujudkan hasil dan pencapaian yang saling menguntungkan, serta pembangunan bersama bagi semua pihak./Xinhuanet North America

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Luxury Bag Auction Kembali Digelar, Prada Re-Edition 2005 Siap Diperebutkan Mulai Rp5 Juta di @degaiya.id

deGaiya, mitra resmi deGadai, kembali menggelar Luxury Bag Auction dengan menghadirkan Prada Re-Edition 2005 sebagai…

33 menit ago

Build With AI 2026 Event Vibe Coding Kolaborasi GDG Makassar dan Telkom AI Center Siapkan Talenta Masa Depan

Makassar 22 Juni 2026 – GDG Makassar membekali 105 peserta dengan pengalaman langsung mulai dari…

1 jam ago

Jangan Salah Pilih, Ini Ciri-Ciri Kucing Anggora Asli yang Perlu Diketahui

Pawfriends, tahukah kamu kalau tidak semua kucing berbulu lebat otomatis merupakan ras Anggora? Anggora asli…

2 jam ago

Doa Sederhana Pak Regi di Anniversary Ke-14 untuk Ayu Dewi

Setiap pasangan memiliki cara berbeda dalam merayakan hari pernikahan. Ada yang memilih liburan, makan malam…

3 jam ago

KAI Perkuat Keandalan Fasilitas Stasiun LRT Jabodebek

KAI terus tingkatkan keandalan & keselamatan fasilitas stasiun LRT Jabodebek sepanjang 2026. Pekerjaan meliputi optimalisasi…

6 jam ago

BRI Finance Perketat Efisiensi Operasional di Tengah Tingginya Cost of Fund

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat efisiensi operasional di tengah tantangan industri pembiayaan…

7 jam ago

This website uses cookies.