Categories: BISNIS

PT Mitra Adiperkasa dan PT MAP Aktif Adiperkasa bersama LindungiHutan Tanam 1.500 Mangrove di Pantai Bahagia Bekasi

Bekasi, 13 Desember 2024 – LindungiHutan terlibat dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) menanam 1.500 bibit mangrove di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Bekasi (28/11) lalu. Program ini merupakan inisiatif MAP dan MAPA untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Pantai Bahagia dipilih karena lokasi ini rentan terhadap abrasi air laut. Dilansir dari Media Indonesia, sekitar 2.400 hektar lahan di Muara Gembong terdampak persoalan abrasi menyebabkan ratusan warga pindah dan ketidakstabilan ekonomi di masyarakatnya. Melalui penanaman mangrove, diharapkan ekosistem pesisir menjadi lebih stabil, meningkatnya fungsi habitat bagi berbagai spesies biota laut, dan masyarakat sekitar dapat merasakan dampak positif secara ekologi maupun ekonomi.

“Kami bangga bisa terlibat dalam program CSR PT Mitra Adiperkasa Tbk dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk ini. Besar harapan berdampak bagi lingkungan,” ujar Ben, CEO LindungiHutan.

Sebagai mitra pelaksana, LindungiHutan juga menggandeng Pokdarwis Alipbata yang berperan sebagai penyedia bibit. Mereka juga dilibatkan dalam persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga pemantauan dari mangrove yang telah ditanam.

“Kami juga berkolaborasi dengan Kelompok Sadar Wisata Alipbata untuk memastikan bahwa program ini berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini masyarakat sekitar dapat memperoleh penghasilan tambahan sebagai petani mangrove sekaligus mendukung kesejahteraan mereka secara berkelanjutan,” ujar Ben.

Kemitraan antara LindungiHutan bersama MAP dan MAPA sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, termasuk poin 1 yang berfokus pada pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan komunitas, poin 13 terkait aksi melawan perubahan iklim, serta poin 15 yang mendukung pelestarian ekosistem daratan dan keanekaragaman hayati.

LindungiHutan berkomitmen untuk memantau perkembangan bibit yang telah ditanam, memastikan tingkat kelangsungan hidupnya, serta memberikan manfaat yang optimal bagi lingkungan dan masyarakat di masa depan.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 898 ribu pohon telah ditanam bersama 580 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 50 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

9 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

13 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

15 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

15 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

15 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

16 jam ago

This website uses cookies.