Unjuk Rasa Warga Tanjung Piayu
BATAM – swarakepri.com : PT Panasonic yang beralamat di kawasan Puri Industrial Park 200 Batam Center dilempari limbah Glass Wolf oleh ratusan warga Tanjung Piayu dan salah satu ormas kepemudaan di Batam, pagi tadi, Senin(26/1/2015) sekitar pukul 09.00 WIB.
Aksi tersebut adalah bentuk kekesalan warga karena pemukiman mereka dijadikan sebagai lokasi pembuangan limbah Glass Wolf milik PT Panasonic oleh PT Peng Yap yang telah mengakibatkan kerugian bagi warga.
Dalam aksinya ratusan warga berteriak dan mendesak agar pimpinan PT Peng Yap segera ditangkap karena telah membuang sampah ke pemukiman warga.
“Tangkap dan adili pimpinan PT Peng Yap,” teriak warga.
Tindakan petugas keamanan yang menghalangi keinginan warga memasuki lokasi PT Panasonic sempat membuat situasi tegang. Warga yang kesal akhirnya melempari limbah Glass Wolf ke dalam lokasi PT Panasonic.
“Kalian enak-enakan disini, kami yang sakit-sakitan,” ujar salah seorang warga sambil menangis.
Salah seorang warga dalam aksinya mengatakan bahwa saat ini warga kavling Sei Pancur sudah tidak tahan dengan gatal-gatal yang diakibatkan oleh limbah Glass Wolf yang dibuang PT Peng Yap. “Anak-anak sudah banyak yang terkena gatal-gatal, dan harus bolak balek ke rumah sakit untuk berobat,” ujarnya.
Sebelumnya Bapedalda Batam telah mengambil contoh limbah Glass Wolf yang dibuang PT Peng Yap di pemukiman warga. Tapi belakangan limbah tersebut diambil kembali oleh pihak PT Peng Yap. (red/ad)
JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah memberitahukan…
RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…
LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…
RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…
BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…
KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…
This website uses cookies.