Aksi Unjuk Rasa Terkait PHK Sepihak di PT Patra Niaga
BATAM – swarakepri.com : Puluhan pekerja korban Pemutusan Hubungan Kerja(PHK) sepihak PT Patra Niaga kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan gudang objek vital nasional Kabil II, Batam, Kepulauan Riau, Senin(14/12/2015) pagi.
Didampingi SP F NIBA dan Brigade SPSI Kota Batam, puluhan pekerja mendesak pihak PT Patra Niaga segera mempekerjakan kembali 24 orang karyawan yang di PHK secara sepihak dan membayar kekurangan upah lembur.
“Kami minta pihak managemen bertanggung jawab dan segera menyelesaikan permasalahan ini sampai tuntas,” tegas Anger selaku Ketua PUK SPSI Patra Niaga saat menyampaikan orasinya.
Ia juga mengatakan bahwa selama ini pihak managemen Patra Niaga tidak ada yang bersedia memberikan penjelasan dengan dalih prosesnya ada di Jakarta.
“Kami mohon pihak managemen segera memberikan penjelasan kepada kami!” harapnya.
Selain menuntut dipekerjakan kembali, kata Anger mereka juga meminta gaji lembur sejak tahun 2011 sampai sekarang dibayarkan oleh pihak managemen.
“Manageman harus bertanggung jawab! Jangan mengelak terus..!!” tegasnya.
Anger juga mengatakan pihaknya akan terus melakukan aksi unjuk rasa sampai tuntutan mereka dipenuhi.Pantauan dilapangan aksi unjuk rasa puluhan pekerja ini belum tampak ditemui oleh pihak managemen PT Patra Niaga. (red/Jef)
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
This website uses cookies.