Categories: RIAU

Puskesmas Siak Hulu III Buka Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir

RIAU – Gangguan kesehatan selalu mengintai warga saat terjadi banjir. Terlebih jika genangan air dipemukiman warga tergenang lama. Begitu pula di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, yang juga terdampak banjir satu Minggu terakhir ini.

Hal tersebut menjadi perhatian khusus UPT Puskesmas Siak Hulu III Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, yang ditindaklanjuti dengan membuka pelayanan kesehatan di kantor Desa Buluh Cina sejak Jumat (17/1/2025) lalu.

Kepala UPT Puskesmas Siak Hulu III, Maryati mengaku sangat mencemaskan kesehatan masyarakat yang terkena banjir jika genangan air berlangsung lama, sehingga cepat tanggap membuka Posko Kesehatan dan melengkapi obat-obatan.

“Saya sangat cemas dengan kondisi masyarakat yang terkena banjir, takut mereka terserang wabah demam berdarah, diare dan sebagainya. Untuk itu saya utus dua orang petugas kita melayani pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terkena banjir,”ujarnya kepada Swara Kepri.

Kata dia, kondisi kesehatan warga Desa Wisata Buluh Cina saat ini dalam kondisi baik. Namun ia khawatir jika banjir ini berlangsung lama akan berdampak buruk bagi kesehatan warga.

Meski demikian, Ia memastikan akan memantau kesehatan masyarakat secara efektif agar terhindar dari wabah penyakit yang tidak diinginkan.

Pantauan dilapangan, para relawan yang menjaga posko juga mengunjungi rumah warga yang tidak bisa datang keposko untuk berobat. Seperti lansia dan yang lumpuh terkena stroke.

Petugas Pelayanan Posko, Afriliana Safitri mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya menunggu di pos jaga, tapi juga jemput bola.

“Untuk pelayanan kesehatan kita tidak hanya menunggu di pos saja, tapi kami juga keliling kerumah warga. Kami pastikan semua kami layani,”sebut Bidan yang juga warga Buluh Cina ini.

Kata dia, meski genangan air sangat tinggi dan merendam rumah mereka, antusias warga untuk mengecek kesehatan sangat luar biasa, terutama para ibu menyusui, remaja dan anak-anak.

“Antusias masyarakat untuk mengecek kesehatan sangat tinggi, kami merasa senang,”pungkasnya./ZD

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan

India dan Indonesia dipisahkan oleh Samudra Hindia, tetapi dipersatukan oleh sejarah, budaya, perdagangan, dan nilai-nilai…

2 jam ago

PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli, Pertahanan, Ekonomi Digital, dan Investasi Jadi Agenda Utama

Perdana Menteri India Narendra Modi akan memulai kunjungan resmi selama dua hari ke Indonesia pada…

2 jam ago

Jembatan Tak Terlihat: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mengubah Hubungan India dan Indonesia

Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli mendatang, kunjungannya akan…

2 jam ago

BP Tapera Perkuat Edukasi KPR Sejahtera FLPP di Kota Batu, Dorong Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan Rumah bagi MBR

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta…

2 jam ago

BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pembiayaan EV untuk Perkuat Portofolio Berkelanjutan

Upaya pemerintah dalam mempercepat transisi menuju transportasi berkelanjutan terus menunjukkan sinyal positif. Salah satunya melalui…

2 jam ago

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Indonesia Power UBP Jatigede Gelar Uji Emisi Kendaraan

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Indonesia Power UBP Jatigede melaksanakan uji…

2 jam ago

This website uses cookies.