Ramah Lingkungan, Gedung-gedung di IKN Gunakan Beton Bersertifikasi Green Label dari Batching Plant WSBP Sepaku. Sumber : vritimes.com
Sertifikasi Green Label dilakukan melalui penilaian berbagai aspek keberlanjutan, meliputi efisiensi energi, pengurangan emisi dan polusi, manajemen limbah, efisiensi air, penggunaan material ramah lingkungan, serta inovasi proses produksi. Penerapan aspek tersebut di Batching Plant WSBP Sepaku antara lain melalui efisiensi energi dengan mengurangi penggunaan genset dan idle time, penggunaan dust collector serta pengendalian debu, pemanfaatan kembali air produksi, pengelolaan limbah B3 sesuai standar, serta monitoring konsumsi air. Penggunaan material fly ash serta inovasi seperti admixture polimer larut air turut membantu mengurangi penggunaan semen dan emisi CO₂, didukung command batch system berakurasi tinggi untuk memastikan efisiensi dan konsistensi dalam proses produksi.
Capaian ini melanjutkan keberhasilan WSBP sebagai pelopor dalam sertifikasi Green Label untuk kategori Beton Readymix di Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa standar hijau yang diterapkan Perusahaan merupakan standar terintegrasi yang dapat diimplementasikan di berbagai fasilitas produksi.
Adapun proyek yang disuplai dari Batching Plant WSBP Sepaku antara lain Gereja Basilika, KLHK Tahap 3, IPAL 1, 2, dan 3, Rusun MBR, serta kawasan perkantoran seperti DPD, MA, MPR, DPR I, dan DPR II, yang seluruhnya dibangun menggunakan Beton Readymix WSBP yang telah tersertifikasi Green Label Indonesia, sehingga menjadikannya bangunan ramah lingkungan sekaligus mendukung terciptanya infrastruktur yang berkelanjutan.
Capaian ini tercermin dari tingkat emisi karbon yang dihasilkan Batching Plant WSBP Sepaku. Emisi CO₂ tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata industri dengan penurunan sampai dengan 58%. Dengan kapasitas produksi mencapai 57.702 m³ per tahun, penggunaan Beton Readymix WSBP berlabel green product berkontribusi dalam mengurangi emisi hingga 3.116 ton CO₂ per tahun.
“Dengan penerapan standar Beton Readymix bersertifikasi Green Label ini, kami ingin memastikan bahwa setiap produk yang kami hasilkan tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan dampak lingkungan dan pencapaian target keberlanjutan proyek,” tambah Fandy.
Dengan perolehan sertifikasi ini, WSBP akan terus mendorong peningkatan standar produksi serta memperluas implementasi inovasi ramah lingkungan di berbagai fasilitasnya dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik. Langkah ini sejalan dengan upaya Perusahaan dalam menghadirkan solusi beton yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan di Indonesia.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
KoperasiGO, solusi digitalisasi koperasi yang dikembangkan oleh Cazbox, salah satu platform solusi digital milik PT…
Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti aula BINUS SCHOOL Bekasi saat merayakan kelulusan tahun ajaran 2025/2026 pada…
BATAM - Juliansoh Saragih, salah satu korban dari komplotan pemalsu sertipikat tanah memberikan kesaksian mengejutkan…
PT Akulaku Finance Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang…
Menyambut musim liburan sekolah yang menjadi puncak aktivitas keluarga sekaligus periode back to school, Mall…
BATAM - Kasus pemalsuan sertipikat lahan di Batam dengan tiga terdakwa yakni Robi Abdi Zeelani,…
This website uses cookies.